Membangun Papua dalam Harmoni: Apresiasi untuk Langkah Visioner Danlantamal X Jayapura
ASKARA - Papua bukan sekadar bagian timur Indonesia. Ia adalah mozaik indah Nusantara yang menyimpan kekayaan budaya, potensi maritim, dan tantangan strategis. Menjaga Papua berarti menjaga Indonesia.
Karena itu, langkah Komandan Lantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Freddy Pardosi, yang secara aktif mengajak Forum Kerukunan Lintas Kerukunan Nusantara (FKLKN) Papua untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, layak mendapatkan apresiasi tinggi. Ini bukan langkah biasa, tetapi bagian dari strategi cerdas dan menyeluruh TNI AL dalam mendukung pembangunan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Brigjen Pardosi menyampaikan ajakan penuh semangat, "Mari kita jaga Papua agar tetap aman dan damai. Karena tanpa keamanan, pembangunan tidak akan berjalan. Ini adalah tugas bersama, TNI, masyarakat, dan semua komponen bangsa."
Langkah ini secara nyata selaras dengan visi besar Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pendekatan keamanan berbasis kesejahteraan, pemerataan pembangunan, dan penguatan pertahanan nasional dari pinggiran. Dalam hal ini, TNI khususnya TNI AL memegang peran sentral sebagai garda terdepan pertahanan laut dan penggerak ketahanan wilayah maritim.
Lebih dari itu, Brigjen TNI (Mar) Freddy Pardosi bukan sosok biasa. Ia adalah seorang peacekeeper sejati, yang telah mengemban berbagai misi kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah konflik dunia. Jiwa dan nilai-nilai perdamaian yang ia bawa kini diimplementasikan di tanah air sendiri, di tanah Papua, dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian.
"Pengalaman di misi internasional mengajarkan bahwa perdamaian tidak dibangun dengan senjata semata, tetapi dengan rasa saling percaya, kerja sama, dan komitmen bersama," ungkap Brigjen Pardosi, Sabtu (21/6).
Melalui silaturahmi bersama FKLKN Papua, Danlantamal X tidak hanya membangun komunikasi, ia sedang merajut simpul-simpul perdamaian yang kokoh, antara kekuatan negara dan kearifan lokal.
Inilah wajah baru TNI, kuat tapi humanis, tegas tapi bersahabat. Sebuah pendekatan yang dibutuhkan untuk mewujudkan Papua yang aman, maju, dan bermartabat.
Dengan pengalaman global, jiwa pengabdian, dan kesetiaan pada Sapta Marga, Brigjen TNI (Mar) Freddy Pardosi menunjukkan bahwa TNI AL bukan hanya pengawal laut Nusantara, tetapi juga penjaga nurani bangsa.
Dari ufuk timur Indonesia, suara harmoni dikumandangkan.
Dan dari TNI yang berpihak pada rakyat, harapan itu terus menyala.
Papua damai, Indonesia kuat. Bersama TNI, bersama rakyat, kita bisa.

Komentar