TNI AL Babat Habis Pagar Laut di Perairan Banten
ASKARA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus melanjutkan operasi pembongkaran pagar laut di wilayah Perairan Banten sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas maritim. Hingga Rabu (5/2), operasi ini berhasil membongkar pagar laut sepanjang 22,5 km, dengan rincian 18,2 km di Tanjung Pasir dan 4,3 km di Kronjo, Tangerang, Banten.
Dalam operasi ini, TNI AL mengerahkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I. Pasukan tersebut didukung oleh berbagai alutsista, termasuk satu Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla), sepuluh perahu karet, satu Ranger Boat (RBB), dan satu Rigid-Hull Inflatable Boat (RHIB). Selain itu, sekitar 40 nelayan setempat juga turut membantu proses pembongkaran dengan menggunakan delapan kapal nelayan.
Proses pembongkaran menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, seperti angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis. Selain itu, ditemukan juga keramba apung yang tertancap di sekitar pagar bambu, yang semakin menyulitkan upaya pembersihan.
TNI AL menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembongkaran pagar laut ini sesuai dengan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjamin kelancaran aktivitas pelayaran dan perikanan di wilayah tersebut.
Pembongkaran pagar laut ini juga merupakan bagian dari upaya penegakan hukum di laut serta menjaga ekosistem perairan agar tetap kondusif bagi aktivitas nelayan. Keberadaan pagar laut yang menghalangi akses perairan dinilai dapat merugikan nelayan tradisional dan menghambat mobilitas kapal-kapal yang melintas.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan rakyat, termasuk dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan ekosistem laut. "TNI AL akan selalu siap sedia membantu rakyat dan menegakkan aturan demi kepentingan bersama," ujarnya.

Komentar