Senin, 17 Juni 2024 | 21:20
TRAVELLING

Museum Sejarah PDRI: Monumen Peringatan dan Pusat Pengetahuan Perjuangan Bangsa

Museum Sejarah PDRI: Monumen Peringatan dan Pusat Pengetahuan Perjuangan Bangsa
Museum Sejarah PDRI

ASKARA - Pada Rapat Koordinasi yang berlangsung pada 14 Mei 2024, pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan Museum Sejarah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sebagai bagian dari Monumen Nasional Bela Negara.

Monumen Nasional PDRI, juga dikenal sebagai Monumen Nasional Bela Negara, didirikan sebagai tanda penghormatan atas perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat ibu kota Indonesia jatuh ke tangan Belanda selama Agresi Militer Belanda Kedua. Terletak di Nagari Koto Tinggi, Sumatera Barat, monumen ini memiliki luas area 40 hingga 50 hektar.

Pembangunan Museum Sejarah PDRI dimulai sejak tahun 2012 dengan dukungan anggaran dari berbagai kementerian, antara lain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia. Museum ini diharapkan menjadi pusat pengetahuan yang mendalam mengenai perjuangan bangsa Indonesia selama PDRI.

Sejarah PDRI merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Ketika Belanda menyerang Yogyakarta pada 19 Desember 1948, Presiden Soekarno mengirim radiogram kepada Mr. Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat di Sumatera. Meskipun radiogram tersebut digagalkan oleh Belanda, Syafruddin memutuskan untuk mendeklarasikan PDRI, yang berperan penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Museum Sejarah PDRI akan menjadi tempat yang penting untuk memahami lebih dalam perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Selain menampilkan berbagai artefak dan dokumen sejarah, museum ini juga akan menjadi tempat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi dan budaya yang menggali kembali semangat bela negara.

Rapat koordinasi pada 14 Mei 2024 menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan pembangunan Museum Sejarah PDRI. Diharapkan museum ini akan segera menjadi salah satu destinasi penting bagi wisatawan yang ingin memahami lebih dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia (byl)

Komentar