Rabu, 19 Juni 2024 | 06:45
NEWS

KA Rajabasa Tabrak Bus Putra Sulung di Desa Kotabaru

KA Rajabasa Tabrak Bus Putra Sulung di Desa Kotabaru
Lokasi kecelakaan bus dan kereta api di Desa Kotabaru (Dok Humas Polres)

ASKARA - Polres OKU Timur langsung bergerak cepat mengamankan sekitar lokasi kecelakaan antara Bus Putra Sulung dengan Kereta Api (KA) Ekspres, Minggu (21/4) siang.

Selain mengamankan lokasi, Satreskrim Polres OKU Timur juga turut membantu proses evakuasi penumpang dari dalam mobil hingga kerumah sakit terdekat.

Satlantas Polres OKU Timur langsung melakukan pengaturan lalu lintas, agar pengendara tetap bisa melalui jalan tersebut.

Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH bersama Waka Polres Kompol Polin Pakpahan dan Kasat Reskrim AKP Hamsal SH MH juga turut kelokasi kejadian.

Kemudian, Kapolres bersama PJU langsung melihat kondisi para penumpang yang sedang mendapatkan pertolongan medis dì RSUD Martapura.

Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH mengatakan, kecelakaan Bus Putra Sulung dan KA Ekapres ini terjadi sekitar Pukul 13.20 WIB.

Saat itu, Bus Putra Sulung bernopol BE 7037 FU melintas dari arah Belitang menuju pulau Jawa melalui jalan Pertanian Desa Kotabaru.

Setibanya dì TKP, Bus mendadak mati mesin tepat dìtengah rel perlintasan kereta api. Tak berselang lama, dari arah lampung melintas KA Ekspres Rajabasa hendak melintas ke arah Baturaja dan Palembang.

“Karena posisi kereta sudah dekat dan mobil mati mesin, sehingga kecelakaan itu tidak bisa terelakan,” jelas Kapolres.

Atas insiden itu, Bus berwarna biru tua tersebut ringsek parah dan terseret lebih kurang 100 meter membentang tengah-tengah rel perlintasan.

“Bus ini dìketahui membawa sekitar 40 penumpang. 17 penumpang mengalami luka-luka, 1 meninggal dan sisanya selamat,” paparnya.

Kapolres menambahkan, jumlah penumpang bus tersebut semuanya sudah dìevakuasi. Bahkan barang-barang milik penumpang juga dìamankan dì Kantor Desa Kotabaru.

Selain itu, untuk korban yang mengalami luka-luka sebanyak 15 orang dìrawat dì RSUD Martapura dan 2 orang dì Baturaja. Kemudian, korban selamat telah dìjemput pihak keluarga.

“Saat ini sopir dan kernet bus masih kabur, tetapi identitasnya telah kita kantongi. Untuk itu kita himbau segera menyerahkan diri guna mempertanggung jawabkan insiden ini,” pungkasnya.

 

Komentar