Kamis, 25 Juli 2024 | 06:51
COMMUNITY

Lawatan Obor Paskah Nasional XIX dan Silaturahmi Kebangsaan, Sebagai Momen Kemanusiaan

Lawatan Obor Paskah Nasional XIX dan Silaturahmi Kebangsaan, Sebagai Momen Kemanusiaan

ASKARA - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung pelaksanaan Lawatan Obor Paskah Nasional XIX dan Silaturahmi Kebangsaan yang akan diselenggarakan oleh Lembaga Paskah Nasional pada Juni 2023 di komplek MPR RI. Sebagai upaya menjadikan momen Paskah sebagai 'momen kemanusiaan', untuk memberikan derma dan berbagi kasih kepada sesama dalam semangat persaudaraan.

"Semangat persaudaraan adalah narasi universal yang hidup dan berkembang dalam setiap agama. Sehingga momentum perayaan Paskah senantiasa dijadikan sebagai penyemangat untuk melangkah maju bersama. Bahu membahu dan bergotong-royong, membangun sinergi dan kolaborasi, serta menyongsong tahun 2023 dengan penuh optimisme," ujar Bamsoet usai menerima panitia Lawatan Obor Paskah Nasional XIX dan Silaturahmi Kebangsaan, di Jakarta, Selasa (9/5).

Panitia yang hadir antara lain, Pdt. Shephard Supit, Pdt. Debby. S. Pieter, Franky MH Harahap, Pdm. Melanie Mongisidi, dan Giovanny Alvredo

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menekankan, hakikat paling fundamental dari makna Paskah adalah simbolisasi dari proses transformasi diri, menjadi manusia yang 'baru' secara ruhaniyah, yaitu pribadi yang lebih baik dalam segala aspek dan dimensi. Sekaligus menjadi pengingat bahwa muara dari praktik kehidupan keagamaan adalah cinta kasih yang menggerakan persaudaraan.

"Jika kita renungkan sejenak, melihat dan menyimak lingkungan di sekitar kita dengan seksama, sesungguhnya Tuhan telah banyak mengajarkan kepada kita tentang cinta kasih yang maha luas dan tidak berbatas, melalui alam semesta ciptaan-Nya. Misalnya matahari yang tidak pernah pilih kasih dalam menyinarkan cahaya-nya, udara yang tidak pernah bosan menghembuskan nafas kehidupan bagi setiap insan dan bumi yang tidak pernah lelah menopang kehidupan kita dengan segala sumber daya yang
dimilikinya," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, kuatnya ikatan soliditas dan solidaritas bangsa Indonesia tidak perlu diragukan. Tercermin dari laporan World Giving Index yang pada tahun 2022 kembali menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Lebih membanggakan, pencapaian sebagai negara paling dermawan tersebut diraih selama lima tahun berturut-turut.

"Artinya, sikap tolong menolong, saling membantu dan berbagi kasih, telah mendarah-daging dan menjadi sikap mayoritas, yang mewakili arus utama dalam karakter kebangsaan kita. Begitupun pada saat pandemi Covid-19 yang telah menggerus berbagai sendi peri-kehidupan, sama sekali tidak melemahkan ikatan kebangsaan kita. Bahkan justru menjadikan soliditas kebangsaan menjadi semakin kuat. Tidak heran jika John Hopkins University mengapresiasi Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di dunia dalam penanganan pandemi Covid-19," pungkas Bamsoet. 

Komentar