Minggu, 16 Juni 2024 | 11:39
NEWS

Habib Syakur: Kerjasama Politik PDIP dan PPP Pintu Kemenangan Islam Moderat

Habib Syakur: Kerjasama Politik PDIP dan PPP Pintu Kemenangan Islam Moderat
Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid

ASKARA - Kerjasama politik antara PDI Perjuangan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) 2024 mendapat sambutan antusias dari banyak kalangan.

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengatakan, kerjasama PDIP dan PPP adalah hal yang sangat positif dan mencerahkan kehidupan bangsa Indonesia.

“PDIP dan PPP adalah kembalinya kekuatan bangsa yang Nasionalis Religius. Sebagai pencerahan dan metafisika alam semesta Indoensia yang punya jiwa nasionalisme serta kuat dalam beragama,” ujar Habib Syakur kepada awak media di Jakarta, Senin (1/4).

Habib Syakur menyebut PDIP dan PPP akan membuka pintu kemenangan pada Pilpres 2024 dengan Ganjar Pranowo sebagai presiden. Pintu kemenangan bagi Islam yang moderat, menjunjung tinggi jiwa nasionalisme.

“Kemenangan pasti terwujud. Karena keikhlasan akan kembalinya dukungan penuh kepada PPP mengabdi pada ibu pertiwi,” jelas Habib Syakur.

Habib Syakur pun mengapresuasi PPP yang merupakan pewaris dari perjuangan para ulama, kiai, dan para santri khususnya Nahdlatul Ulama (NU) kultural.

Habib Syakur sangat yakin PPP akan meraih suara yang signifikan di Pemilu 2024 dengan membangun kerjasama politik bersama PDIP.

“Langkah PPP meraih suara signifikan dengan kerjasama politik PDIP menselaraskan perjuangan Soekarno dan para ulama pendiri NU, yakni untuk memajukan Indonesia yang dilandasi amanat untuk memakmurkan rakyat Indonesia, dan demi Indonesia yang bermartabat,” papar Habib Syakur.

“Dengan kerjasama politik PDIP dan PPP, saya yakin akan membuat Indonesia semakin bersinar terang benserang. Indonesia akan berseri-seri karena antara Soekarno dengan pendiri NU melekat erat garis perjuangannya,” lanjut Habib Syakur.

Terakhir, Habib Syakur menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah dan PDI Perjuangan yang melaksanakan perjanjian khusus untuk mewujudkan pemilu yang aman, tentram, damai.

“Ini semua akan menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia ada untuk dunia. Bukan dunia ada untuk Indonesia,” tuntas Habib Syakur.

Komentar