Minggu, 14 Agustus 2022 | 04:44
NEWS

Pengacara Bharada E Sampaikan Surat Pengunduran Diri ke Bareskrim via WA

Pengacara Bharada E Sampaikan Surat Pengunduran Diri ke Bareskrim via WA
Bharada E (Dok Jawapos)

ASKARA - Andreas Nahot Silitonga yang selama ini menjadi kuasa hukum Richard Eliezer atau Bharada E menyatakan mengundurkan diri. 

"Kami sebagai dahulu sebagai tim penasehat hukum dari Richard Eliezer atau yang dikenal Bharada E pada hari ini datang ke Bareskrim untuk menyatakan pengunduran diri kami sebagai penasehat hukum," katanya di Mabes Polri, Sabtu (6/8). 

Menurut Andreas, alasan pengunduran dirinya telah disampaikan dalam surat keputusan yang ditujukan kepada Kabareskrim Mabes Polri per tanggal 6 Agustus 2022.

"Mengenai alasan-alasan pengunduran diri kami ya itu sudah kami sampaikan dalam surat kami kepada Kabareskrim untuk selanjutnya dapat diberlakukan sebagaimana mestinya dan kami juga tidak akan membuka kepada publik pada saat ini apa alasan kami untuk mengundurkan diri," ujarnya. 

Andreas mengatakan, menghargai proses hukum yang saat ini sedang berlaku dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di Rumah Dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

"Ya, karena kami sangat menghargai hak-hak hukum dari setiap pihak yang terlibat di dalam perkara ini dan terlebih kami sangat menghargai proses hukum yang sedang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri," tegasnya.

Namun, kata Andreas, surat pengunduran dirinya belum diterima langsung oleh Bareskrim Polri. Ia mengirimkan surat tersebut melalui aplikasi Whatsapp.

"Tadi tidak ada yang menerima mungkin karena hari libur juga, makanya kami memutuskan untuk menyampaikan via WA dulu sementara," ucapnya.

Andreas mengatakan, tak akan mengungkap alasan pengunduran diri timnya sebab saat ini proses hukum masih berjalan. Namun, alasan pengunduran diri itu sudah tertuang dalam surat yang ia sampaikan.

"Kami juga tidak akan membuka kepada publik pada saat ini apa sebenarnya alasan untuk mengundurkan diri karena kami sangat menghargai hak-hak hukum dari setiap pihak yang terlibat dalam perkara ini," jelasnya.

Kata Andreas, timnya akan kembali hari Senin pekan depan untuk menyampaikan surat itu secara langsung.

Komentar