Selasa, 16 Juli 2024 | 09:26
NEWS

Batal Protes di Depan Istana, BEM SI Pindahkan Demo ke Gedung DPR dengan 4 Tuntutan

Batal Protes di Depan Istana, BEM SI Pindahkan Demo ke Gedung DPR dengan 4 Tuntutan
Demo BEM SI (Dok Republika.co.id) 1.jpg

ASKARA - Rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demonstrasi di kawasan Istana Negara batal.  

BEM SI memindahkan lokasi demonstrasi yang dijadwalkan pada Senin (11/4) ini ke Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. 

"Iya betul sekali, Iya kita ke DPR," kata Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yufrizal saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/4).

Dikatakan Lutfi,  alasan pengalihan massa aksi ke Gedung DPR itu dilakukan guna mengawal berjalannya konstitusi yang merupakan tugas pokok dari legislatif, dalam hal ini DPR.

"Karena kita ingin memastikan konstitusi yang ada berjalan. Maka dari itu kita akan mengawal dari UU dan memastikan DPR RI melaksanakan konstitusi dengan baik sesuai dengan yang sudah ada," ujarnya.

Rencananya, demonstrasi akan digelar mulai pukul 10.00 WIB dengan empat tuntutan, yaitu:

1. Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai.

2. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret 2022 sampai 11 April 2022.

3. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode.

4. Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada presiden yang sampai saat ini belum terjawab.

Sebelumnya, BEM SI berencana akan menggeruduk istana besok. Estimasi peserta yang akan ikut aksi kali ini bisa mencapai 1.000 orang terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI.

Komentar