Kamis, 04 Juni 2026 | 10:26
MILITER

Dudung Kumpukan Jenderal Purnawirawan, Dari Agum Gumelar hingga Ryamizard Ryacudu

Dudung Kumpukan Jenderal Purnawirawan, Dari Agum Gumelar hingga Ryamizard Ryacudu
KSAD silaturahmi dengan purnawirawan jenderal (Dok Dispenad)

ASKARA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengumpulkan para jenderal purnawirawan TNI AD dalam sebuah acara silaturahmi di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, pada Rabu lalu (16/2). 

Di pertemuan itu, Dudung meminta masukan-masukan dari para seniornya agar dapat menjalankan tugas sesuai norma. 

"Saya juga memohon bimbingan dan arahan kepada para senior agar marwah Angkatan Darat tetap terjaga," kata Dudung dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (18/2). 

Dudung meminta masukan sebagai solusi yang tepat terkait keberhasilan mengatasi permasalahan di Papua. Mantan Pangkostrad itu mengatakan, saat ini telah dilakukan berbagai upaya kegiatan untuk menyelesaikan permasalahan di Papua dengan cara pendekatan teritorial antara Prajurit TNI AD dengan masyarakat. 

"Sehingga harapannya permasalahan di Papua dapat diselesaikan," ucapnya.

Selain itu, Dudung menyampaikan tantangan dalam menghadapi tahun politik. Menurutnya, akan banyak kepentingan golongan maupun kelompok yang dapat memecah belah bangsa. 

"Namun dapat dihindari dengan tetap berpegang teguh pada Bhinneka Tunggal Ika dan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa," katanya. 

Sementara itu, Jenderal TNI (purn) Agum Gumelar menuturkan bahwa saat ini ada beberapa ancaman yang dapat mengganggu stabilitas negara mulai dari ancaman dari luar negeri, konflik perbatasan dengan negara ASEAN, pergerakan di daerah yang berusaha meninggalkan NKRI yang terlihat saat ini di Papua.

"Ancaman itu dapat diatasi dengan peran aktif secara benar dari kegiatan pembinaan teritorial di daerah. Termasuk kegiatan intelijen, serta melaksanakan koordinasi yang ketat dengan berbagai pihak, dan terus menjaga soliditas TNI-Polri," jelas Agum. 

Kemudian, Letjen TNI Purn Sjafrie Sjamsoedin mengingatkan kembali tentang jati diri TNI sebagai Tentara Pejuang, Tentara Rakyat dan Tentara Nasional. Tiga hal itu merupakan hasil pemikiran dari para pendahulu. 

Dia menegaskan agar TNI kembali ke prinsip Pancasila serta pasal 27 dan 30 UUD 1945 tersebut sebagai pegangan TNI yang merupakan esensi Sistem Pertahanan Rakyat Semesta, dan TNI sebagai pengawal UUD 1945. 

Purnawirawan lain yang tampak hadir pada acara tersebut di antaranya, Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu, Jenderal TNI Purn Mulyono, Letjen TNI Purn J. Suryo Prabowo, dan Letjen TNI Purn Muzani Syukur.

Komentar