Sabtu, 27 November 2021 | 12:25
NEWS

Jadi Kekuatan Poros Mercusuar Maritim, Pengamat Sebut Pulau ANI dan Sabang Harus Terkoneksi

Jadi Kekuatan Poros Mercusuar Maritim, Pengamat Sebut Pulau ANI dan Sabang Harus Terkoneksi
Ilustrasi (Dok Istimewa)

ASKARA - Merujuk buku Tourism Perspective in Andaman and Nicobar Islands, Kepulauan Andaman dan Nicobar (ANI Island) dan Pulau Sabang hanya dipisahkan oleh lautan. Jarak terdekat dari Indira Point di Nicobar ke Banda Aceh, Provinsi Aceh, hanya 150 kilometer (km). 

Menurut Google Maps, jika ditarik garis lurus, Indira Point ke Pulau Sabang berjarak 180 km. Dari titik yang sama ke daratan terdekat India terpisah sejauh 1.600 km.

Andaman dan Nicobar harus terkoneksi dengan pulau Sabang sebagai Kekuatan Poros Mercusuar Maritim Samudera Hindia dan Selat Malaka. 

Muhammad Ichsan, Pengamat muda Kajian Asia Tenggara dari Universitas Indonesia, Muhammad Ichsan mengatakan, Andaman dan Nicobar harus terkoneksi dengan pulau Sabang sebagai Kekuatan Poros Mercusuar Maritim Samudera Hindia dan Selat Malaka. 

"Kedekatan jarak Aceh-Andaman dan Nicobar tidak otomatis membuat keduanya berhubungan. Namun, pemerintah India dan Indonesia menyadari kawasan perbatasan itu bisa saling berinteraksi. Aceh memiliki Pelabuhan Bebas Sabang dan Andaman memiliki Pelabuhan Port Blair, sudah sepatutnya kedua wilayah potensial yang diisukan akan menjadi jalur ekonomis bagi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk kepentingan One Belt One Roadnya," jelas Ichsan, melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/10). 

Alumni Magister Asia Tenggara Universitas Indonesia itu mengingatkan pemerintah Aceh untuk serius menjalin hubungan bilateral dengan India apalagi saat kondisi Covid. 

"Akan ada transaksi perdagangan komuditas masyarakat kedua pihak yang cukup menarik bagi eksportir pastinya baik bagi perekonomian rakyat Aceh di perbatasan kepulauan sekitar seperti Nelayan Aceh yang selalu ditangkap jika melanggar perbatasan dengan India," katanya.

"Bayangkan jika kedua pihak ada kerja sama pasti kasus nelayan itu akan selesai. India akan senantiasa membantu memfasilitas melalui syahbandar laut maupun akses jalur penerbangannya," imbuh Ichsan.

Ichsan menambahkan, koneksi antara Sabang dan Port Blair juga akan sangat menguntungkan dari sisi pertahanan negara. Terbaru, kata Ichsan, Aukus (pakta keamanan trilateral) menjadi perhatian pemerintahan India karena potensi mereka akan bersekutu dengan koloni AS-Autralia dalam suhu perang di Laut China Selatan.

Hal itu lantaran India masih merupakan pasar yang baik bagi perusahaan pertahanan AS- India akan terus berinvestasi dalam kemampuan defensif dan ofensifnya.

Selain itu, pembentukan aliansi Aukus adalah perkembangan yang baik untuk platform Quad, aliansi lain untuk menahan China yang mencakup India, AS, Jepang, dan Australia. 

“India mendapat tumpangan gratis di otot militer Aukus. Jadi, India bebas dari kekhawatiran untuk membuat aliansi militer melawan China. Aukus akan melakukan pekerjaan itu jika ada pertanyaan tentang pertikaian militer di Indo-Pasifik-Aukus dapat mengambil tanggung jawab itu dan memerangi perang itu,” pungkasnya.

Komentar