Rabu, 25 November 2020 | 14:43
NEWS

Juru Kunci Gunung Merapi Rasakan Tanda-tanda Erupsi Kian Dekat

Juru Kunci Gunung Merapi Rasakan Tanda-tanda Erupsi Kian Dekat
Gunung Merapi erupsi (Dok BPPTKG)

ASKARA - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus meningkat setelah statusnya menjadi siaga. Guguran material vulkanik juga sering terdengar. Maka tanda-tanda alam mendekati erupsi dapat dirasakan.

Juru Kunci Gunung Merapi, Mas Kliwon Suraksohargo Asihono atau Mas Asih mengaku kerap mendengar suara gemuruh yang disebabkan guguran material dari puncak Gunung Merapi. 

"Suaranya gemludhuk (bergemuruh). Sinyal itu berliuk-liuk karena getaran dari guguran tersebut. Suara gludhuk-gludhuk mungkin ada batu-batu berguguran dan menggelinding," katanya di Hunian Tetap Karangkendal, Cangkringan, Umbulharjo, Sleman, Minggu (15/11).

Putra mendiang Mbah Maridjan itu meminta masyarakat di lereng Gunung Merapi mematuhi imbauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). 

Meski warga lereng Merapi memegang teguh ilmu titen atau pengamatan berdasarkan tanda-tanda mengetahui aktivitas Gunung Merapi. Ilmu titen itu berdasarkan pengalaman erupsi Gunung Merapi terdahulu.

"Ilmu titen warga sudah melekat. Kalau ada guguran pasti akan ada letusan. Tapi kami tidak tahu kapan letusannya. Kalau patokan tetap BPPTKG. Karena yang punya peralatan dan kewenangan ya BPPTKG,” tutur Mas Asih.

Untuk itu, dia bersama warga lereng Merapi senantiasa memanjatkan doa agar terlindungi dari segala macam bahaya. BPPTKG telah merekomendasi radius lima kilometer dari puncak Merapi dibebaskan dari aktivitas manusia karena masuk wilayah bahaya.

"Kami berdoa kepada Tuhan semoga masyarakat yang ada di kawasan larangan (lima kilometer dari puncak Gunung Merapi) bisa selamat dan tidak ada korban," tandas Mas Asih.

Dari pos pengamatan Gunung Merapi Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Gunung Merapi nampak tertutup kabut tebal, dan angin bertiup kencang ke arah barat, Minggu (15/11).

Data dari BPPTKG di Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah, aktivitas vulkanik Gunung Merapi, pada Minggu (15/11) pada pukul 24.00-06.00 WIB, terjadi 11 kali guguran lava dengan durasi 13,4-119,9 detik.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi telah menetapkan status Merapi ditingkatkan dari level Waspada menjadi Siaga sejak 5 November 2020 pukul 12.00 WIB.

Komentar