Rabu, 17 Juni 2026 | 18:43
SELEBRITAS

Kecewa UU Cipta Kerja, Melanie Subono: Mungkin Waktunya Sila Kelima Direvisi

Kecewa UU Cipta Kerja, Melanie Subono: Mungkin Waktunya Sila Kelima Direvisi
Ilustrasi. (Dok. Detik)

ASKARA - Pengesahan Undang Undang Cipta Kerja mendapat sorotan dan kritikan sejumlah elemen masyarakat karena dinilai tidak membela kepentingan rakyat. 

Hal itu juga membuat penyanyi Melanie Subono kecewa. Dia dengan lantang mengkritik keputusan pemerintah dan DPR yang mengesahkan UU Cipta Kerja. Sebab kelahiran regulasi tersebut tidak memenuhi keadilan rakyat, terutama para serikat buruh. 

Padahal sila kelima dalam Pancasila berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Tentu itu bertolak belakang dengan keberadaan UU Cipta Kerja yang baru disahkan. 

"Sakit hati, kayak dikhianatin habis-habisan. Maaf gue lagi ga punya kata-kata positif," tulis Melanie melalui Instagram, Rabu (7/10).

Puteri promotor musik sekaligus pendiri Java Musikindo Adrie Subono itu menyebut bahwa keadilan telah hilang dan menganggap Pancasila sudah tidak relevan lagi setelah UU Cipta Kerja disahkan. 

Saking resahnya melihat kondisi sekarang karena sikap wakil rakyat yang tidak sepenuhnya menyerap aspirasi rakyat membuat Melanie mempertanyakan poin yang terkandung dalam Pancasila. 

"Mungkin sudah waktunya sila ke-5 direvisi," tulis Melanie.

Bekalangan ini unggahan Melanie di media sosial dipenuhi kekecewaan yang mendalam terhadap UU Cipta Kerja. 

Dia menilai, masyarakat seakan telah dirampas beberapa haknya sebagai pekerja dan selama ini masyarakat hanya dibutuhkan ketika menjelang pemilihan umum. 

"Gua ngerasa ga ada guna lagi jadi rakyat kecuali buat suara kalo pemilu dan pajak gue buat bantu bayar utang. selain itu apalagi?," kata Melanie. 

'Selamat tinggal Hutan, selamat tinggal pesangon dan kontrak, selamat tinggal masyarakat adat dan banyak lagi," tulisnya.  

Komentar