Pendeta HKBP Minta Seluruh Jemaatnya Patuhi Pemerintah
ASKARA - Jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), khususnya di Provinsi DKI Jakarta dan seluruh Indonesia diminta mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Supaya kita patuh kepada pemerintah, mengenai Covid-19, yaitu menjaga kebersihan, cuci tangan dan menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," kata Pendeta Midian KH. Sirait, Mth di BNPB, Jakarta, Rabu kemarin (2/9).
Dia juga berharap seluruh Indonesia dapat bersama-sama menjalin kekompakan membantu pemerintah memerangi penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
"Kalau boleh HKBP yang ada di DKI Jakarta raya ini sudah bisa membantu pemerintah menangani Covid-19," imbuhnya.
Pendeta yang menjabat sebagai Praeses HKBP distrik VIII Jakarta Jaya itu menyatakan, penanganan Covid-19 tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Karena mustahil apabila upaya penanganan Covid-19 tanpa peran serta masyarakat.
Maka masyarakat harus menjalankan aturan pemerintah seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Itu hal mutlak yang dilakukan.
"Tidak akan mungkin kita menanggulangi Covid-19 ini tanpa kita mematuhi aturan-aturan yang ada," jelas Pendeta Midian.
Seluruh jemaaat di Indonesia diminta bersinergi dan memberikan pemahaman serta pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan, agar masyarakat dapat terhindar dari paparan Covid-19.
"Tolonglah dijelaskan kepada masyarakat pentingnya menjaga kesehatan ini. Supaya kita terhindar dari penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh Covid-19," tuturnya.
Pendeta Midian menambahkan bahwa obat paling mujarab untuk terhindar dari penyakit Covid-19 adalah dengan meningkatkan keimanan kepada Tuhan. Saling menjaga diri untuk orang lain adalah sebuah jati diri manusia sebagai makhluk ciptaanNya.
"Kita bisa mengembalikan jati diri kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang harus menjadikan tubuh kita ini menjadi baik suci Tuhan," tandas Pendeta Midian.

Komentar