Syuting Saat Musim Virus, Indra Bekti Bawa Make Up Sendiri
ASKARA - Industri hiburan di seluruh dunia termasuk Indonesia terdampak akibat mengganasnya wabah virus corona (Covid-19).
Sehingga banyak pekerja dunia hiburan kehilangan pekerjaan karena pembatalan acara Seperti halnya yang dialami presenter Indra Bekti.
Sejak pemerintah mengimbau masyarakat tetap berada di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19, Indra Bekti mengaku sudah memiliki agenda pekerjaan dan acara yang tersusun matang. Namun semuanya harus batal.
"Awalnya kan begitu sibuk ada acara, mempersiapkan konser di luar kota. Tiba-tiba harus di rumah. Kita agak lumayan kaget ya banyak acara harus dibatalkan," tuturnya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (6/6).
Presenter berusia 42 tahun itu akhirnya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah. Menjelang bulan Mei lalu, Indra Bekti mendapat tawaran syuting dari salah satu stasiun televisi.
"Menuju bulan April ke Mei mulai ada kerjaan lagi untuk syuting. Pada saat syuting kebetulan dari pihak stasiun televisi sudah menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Tempat syuting itu menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Mulai masuk ke studio hingga petugas yang bekerja di dalam harus mematuhi panduan tentang protokol kesehatan.
"Jadi kita masuk ada disinfektan, menggunakan masker. Para krunya juga tidak boleh bergantian shift terlalu sering. Jadi dia kalau memang di studio itu ya di situ saja, memang cukup ketat," cerita Indra Bekti.
Meski tak dipungkiri bahwa awalnya merasa ketakutan menerima pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 namun Indra Bekti telah menyiapkan segala kebutuhan syutingnya dengan baik.
"Awalnya memang takut tapi kita mempersiapkan diri, kita bawa hand sanitizer sendiri, sajadah sendiri, make up sendiri. Jadi sudah tidak pakai make up orang lain yang pegang wajah kita," katanya.
Ketika Indonesia memasuki dan memberlakukan fase kenormalan baru atau new normal, pemeran Film Coboy Junior The Movie itu merasa sudah lebih siap karena menerapkannya dalam bekerja.
"Jadi memberlakukan protokol kesehatan yang betul. Kalaupun nanti akan ada new normal ya sebelumnya kita sudah melaksanakan," tandas Indra Bekti.

Komentar