Kamis, 04 Juni 2026 | 06:48
SELEBRITAS

Ternyata, Rasisme di Amerika Bikin Beyonce Jengah

Ternyata, Rasisme di Amerika Bikin Beyonce Jengah
Beyonce Knowles (Foto Instagram)

ASKARA - Diva Internasional Beyonce turut menyuarakan keadilan atas meninggalnya warga kulit hitam George Floyd oleh aparat kepolisian di Minneapolis, Amerika Serikat.

Mantan personel Destiny's Child itu menuntut keadilan atas perilaku rasisme yang menimpa Flyod. Bahkan perilaku rasisme di Amerika Serikat telah membuatnya jengah.  

"Saya tidak hanya berbicara kepada orang kulit berwarna. Jika kamu putih, hitam, coklat, dan apa pun di antara keduanya. Saya yakin kamu merasa putus asa dengan rasisme yang terjadi di Amerika sekarang," ujarnya dalam video di Instagram miliknya @beyonce, Selasa (2/6).

Perempuan bernama lengkap Beyonce Giselle Knowles itu berharap tindakan rasisme tidak pernah terjadi lagi dan menimpa siapapun. 

"Tidak ada lagi tindakan pembunuhan manusia yang tidak masuk akal. Tidak ada lagi anggapan orang kulit berwarna yang dianggap lebih rendah dari manusia," tutur Beyonce. 

Dikatakannya George Floyd merupakan bagian keluarga dari seleuruh warga Amerika Serikat. Jangan melihat latar belakangnya. 

"Kita tidak bisa lagi berpaling. George adalah seluruh keluarga dan bagian dari kemanusiaan kita. Dia adalah keluarga kita karena dia adalah sesama warga Amerika," katanya. 

Menurutnya sejauh ini ada banyak pembunuhan tanpa keadilan terhadap para pelaku. Tentu ini perjalanan panjang untuk mendapatkan suatu keadilan. 

"Sudah terlalu sering kita menyaksikan pembunuhan kejam dan tidak ada konsekuensi (untuk pelaku). Ya seseorang telah dituntut, tetapi keadilan masih jauh tercapai," imbuhnya. 

Istri Jay-Z itu mengajak para penggemarnya mengunjungi laman situs web untuk menandatangani dukungan atas kasus yang menewaskan Floyd.

Dari beberapa video yang beredar terlihat bahwa seorang polisi menekan leher George Floyd dengan lututnya dan mengabaikan Floyd mengatakan dirinya tidak bisa bernapas. 

Padahal Floyd saat itu sedang diborgol dan dalam keadaan telungkup. Akhirnya dia meninggal di rumah sakit setempat tak lama kemudian.

Komentar