ASKARA - Ditengah-tengah keresahan masyarakat akibat dampak wabah Covid-19, mendorong Forum Wartawan Jakarta (FWJ) untuk meringankan beban kaum minoritas dengan menyerahkan paket bantuan sosial kepada pengurus Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) di terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur.
Dikatakan Ketua Umum FWJ, Mustofa Hadi Karya yang disapa Opan sebagai bantuan kecil, setidaknya dapat mengobati kerinduan para kaum minoritas yang hingga kini belum tersentuh tangan pemerintah.
"Inisiatif tersebut muncul ketika tidak meratanya pemberian bantuan sosial yang dilakukan pemerintah kepada warga terdampak Covid-19, mereka seakan-akan terlupakan, padahal mereka adalah bagian dari kita yang memiliki hak sama dipelihara oleh Negara sesuai amanah UUD\\\'45," ucap Opan melalui kepala bidang humas FWJ, Bambang Suryono.
Ia juga menjelaskan meskipun paket bantuan sosial yang disalurkan FWJ tidak sebanding dengan jumlah pengamen jalanan yang ada, namun pihaknya telah berikan contoh untuk tergeraknya hati pemerintah dalam menangani masyarakatnya yang terdampak wabah virus corona.
Secara simbolis, penyerahan paket bantuan sosial tersebut diberikan langsung kepada para pengurus Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) yang dihadirkan sedikitnya 50 orang anggota KPJ, serta disaksikan oleh ketua umum LSM Pesdam Polri, Bachrudin, dan para pengurus Forum Wartawan Jakarta.
"Kami dari Kelompok Penyanyi Jalanan yang berada di kampung rambutan dan pasar rebo salut buat FWJ," ucap seorang pengurus KPJ dilokasi penyerahan paket bantuan sosial.
Sementara koordinator logistik Forum Wartawan Jakarta, Koko menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang melanda Indonesia dengan menyebarnya virus corona.
"Kami salurkan kemaren sore paket kebutuhan untuk teman-teman di KPJ berupa beras 5 kg, 1 kaleng susu, 1 biskuit, 1 liter minyak goreng dan 5 buah Indomie," terang Koko ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (10/5) pagi.
Sebagai bentuk ucapan kekompakan dari keluarga besar FWJ, Koko juga mengapresiasi kepada Bendahara umum FWJ beserta wakilnya, Tri Wulansari dan Minarmi yang telah meluangkan waktunya mengepak puluhan paket bantuan sosial tersebut dari pagi hari sampai jelang ashar.
Kedepannya, Koko berharap pemerintah maupun para stake holder dan pengusaha untuk lebih peka terhadap keberadaan kaum minoritas di DKI Jakarta.