Jumat, 19 Juni 2026 | 00:52
NEWS

Direktur Aliansi Lestari Rimba Terpadu Marcellius Adi Tutup Usia

Direktur Aliansi Lestari Rimba Terpadu Marcellius Adi Tutup Usia
Ilustrasi (istimewa)

ASKARA - Kabar duka datang dari seorang aktivis kesehatan hewan Marcellius Adi yang juga Direktur Aliansi Lestari Rimba Terpadu (Alert). Ia dikabarkan tutup usia pada, Senin (27/4) kemarin. 

Marcellius merupakan anggota Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS). Sebagai oganisasi non pemerintah yang berkomitmen dan peduli untuk turut memajukan bidang kesehatan hewan, kesejahteraan hewan dan keamanan pangan di Indonesia. 

CIVAS berupaya mewujudkan cita-cita bersama untuk mengabdi melalui profesi dokter hewan bagi kepentingan kehidupan Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang. 

Selain itu, berorientasi kerja pada tingkatan lokal, nasional maupun internasional dengan fokus kegiatan pada kajian lapang, pengembangan informasi, pelatihan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Sementara tempatnya bekerja ALeRT Way Kambas Indonesia merupakan NGO atau LSM atau Lembaga Swadaya Masyarakat yang berdiri tahun 2009 di Taman Nasional Way Kambas. 

Pria bernama lengkap Marcellus Adi Cahyo Tavip Riyanto itu, lahir di Merauke 22 April 1965 silam. Kemudian wafat pada 27 April 2020 di usia 55 tahun. 

"Telah berpulang ke rumah Bapa di surga dalam damai sejahtera Kristus pada, Senin 27 April 2020 pukul 02.00 WITA. Anak, Suami, Kakak, Pakde kami tercinta Marcellus Adi," tulis keterangan duka yang diterima redaksi, Selasa (28/4) malam. 

Marcellus meninggal dunia di Kutai, Kalimantan Timur dan sudah dimakamkan di Kalimantan pukul 06.00 WITA.

"Kami yang berduka, Ibu M.V. Noek Moedjilah Siswoyo, Istri Caroline Nayoan, Adik S. Bayu Kristi dan keluarga A. Sasanti dan keluarga F. X. Danang," tulis keterangan tersebut. 

Adapun ucapan belasungkawa dari Keluarga Besar Direktorat Konsevasi Keanekaragamaan Hayati. Semoga amal ibadahnya diterima Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. 

Stephanus Christmas Prijono, keponakan Marcellius Adi mengkofirmasi bahwa kematiannya akibat terpapar virus corona jenis baru (Covid-19).  

Komentar