Mbah Mijan Gembira Rupiah Merosot, Begini Katanya
ASKARA - Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing terus merosot. Hingga Kamis pagi (19/3), rupiah telah menyentuh angka Rp 15.387 per dolar AS.
Namun, merosotnya rupiah justru tak membuat paranormal Samijan alias Mbah Mijan kecewa. Alih-alih, dirinya justru terlihat gembira.
Menurut Mbah Mijan, kondisi seperti itu bakal memaksa masyarakat Indonesia lebih mandiri dan tidak ketergantungan lagi.
"Gembira (mengetahui rupiah ambyar-red). Enggak usah terlalu panik juga. Kenaikan dolar pasti bukan dirasakan Indonesia saja," kata Mbah Mijan.
"Kerja kuat, cerdas dan lebih keras harus dilakukan untuk keluar dari keterpurukan ekonomi," imbuh ahli metafisika kelahiran Kebumen Jawa Tengah itu.
Dia juga menghubungkan melemahnya rupiah dengan virus corona.
"Ini mungkin karena dampak virus corona, tetapi percayalah semua ada hikmahnya," ujarnya.
Mbah Mijan menilai dampak virus corona membuat manusia makin ingat kepada Tuhan, kemudian rasa saling menyayangi antarsesama juga tambah kuat.
"Dengan adanya virus corona Covid-19, siapa pun pasti langsung sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan," ucap pria yang juga aktor itu.
Khusus untuk fenomena virus corona, Mbah Mijan punya pandangan dan imbauan.
"Setiap tahun, alam dan manusia punya kisah, punya cerita. Seperti tahun 2020, ternyata ada wabah mematikan. Insyaallah tidak sampai berlarut-larut. Ini masalah serius. Mbah tidak bermaksud menambah kepanikan, cuma saran saja, berdoalah bersama agar corona segera berlalu sebelum akhir tahun 2020," pungkas Mbah Mijan. (jpnn/lov)

Komentar