Sabtu, 03 Oktober 2026 | 02:00
COMMUNITY
Simbol soliditas dan berjalannya program lembaga sosial

Rumah Rehabilitasi GANN untuk Korban Narkotika

Rumah Rehabilitasi GANN untuk Korban Narkotika

ASKARA: Dewan Pimpinan Pusat Generasi Anti Narkotika Nasional (DPP GANN) telah meresmikan Rumah Rehabilitasi GANN di Villa Tomang Baru Blok F6/10 Kota Bumi,Tangerang. Sekaligus dalam kesempatan yang sama diadakan rapat internal membahas persiapan Rakernas ke-1 dan Hari lahir (Harlah) GANN ke-4 yang dihadiri DPD dan DPC GANN dari daerah se-Indonesia.

Ketum GANN Fakhruddin Sanghaji Bima mengatakan, bahwa peresmian rumah rehab ini merupakan simbol soliditas dan berjalannya program lembaga sosial yang dikelola DPP GANN untuk merehabilitasi korban penyalahgunaan Narkotika.

“Mulai sekarang walaupun keadaannya belum maksimal seperti ini,kita sudah memiliki rumah rehabilitasi sendiri.Kita bisa saling membantu dan bersinergi karena tujuan utama kita yaitu membantu pemerintah negara dalam upaya menyehatkan generasi Indonesia dari penyalahgunaan dan dari bahaya peredaran gelap Narkoba,mengutamakan kepentingan masyarakat dan untuk generasi Indonesia yang sehat dan maju dimasa depan.Kami berharap masing-masing wilayah mampu menciptakan rumah rehabilitasi,walaupun hanya satu ruangan semoga bisa menjadi klinik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Fakhruddin mengaku prihatin dengan luasnya dampak peredaran gelap dan penggunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat,khususnya dikalangan generasi muda. Untuk itu, dia mengingatkan peran serta adalah GANN untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam membentengi diri,keluarga dan lingkungan dari berbagai bentuk pengaruh negatif dan bahaya narkotika.

“Bagi mereka yang bermasalah menggunakan atau memakai narkoba sebaiknya tidak dikenai hukuman pidana dan tahanan, tapi direhabilitasi. Sedangkan untuk bandar dan pengedar mungkin bisa diterapkan hukuman tegas. Itulah solusi yang tepat dan efektif sejalan dengan peraturan UU negara tentang Narkotika yang berlaku di Republik Indonesia," kata Fakhruddin.

Dia menjelaskan, rehabilitasi narkoba adalah cara untuk memulihkan pengguna agar terbebas dari narkoba. Memang proses rehabilitasi ini memerlukan waktu yang tidak sebentar. “Terlebih jika pasien tersebut telah kecanduan narkoba dalam waktu lama. Tetapi yang terpenting adalah kita terus semangat berupaya memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," terangnya.

Hal sama senada dikatakan oleh Sekjen GANN Hj. Jihan Azka Savitrie,SE.SH.MH, bahwa upaya untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika sangatlah dibutuhkan semangat sinergitas, integritas dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan negara dan komponen masyarakat.

“Hal ini agar program pemberantasan peredaran Narkotika dan dampak penyalahgunaannya dapat berjalan efektif, maksimal dan konsisten demi keberlangsungan masa depan generasi bangsa yang sehat dan maju," terang Jihan.

DPP GANN bersama BNN RI, katanya, terus berupaya dan semangat membangun sinergitas secara efektif, maksimal dan komprehensif demi mewujudkan Indonesia bersih dari bahaya Narkotika.

“Hal ini untuk meminimalisir dampak peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika ditengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks,” tutur Hj. Jihan.

Terkait persiapan acara Rakernas dan Hari lahir (Harlah) GANN, selaku Ketua Umum Fakhruddin Sanghaji Bima berharap seluruh jajaran pengurus DPP, DPD, DPC dan anggota GANN se-Indonesia harus bisa berkerja sama dan saling membantu untuk suksesnya acara tersebut.

“Persiapan Rakernas harus matang dan efisien ditiap aspeknya, karena kita akan mengundang Presiden RI Jokowi yang merupakan orang nomor satu di lembaga pemerintahan negara,” ujarnya.

Menurutnya penyelenggaraan Rakernas lebih fokus kepada agenda tujuan besar mengutamakan kepentingan masyarakat Indonesia,yaitu untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang semakin massive dan membahayakan.

Selain itu, agar masyarakat dapat memahami secara jelas tentang misi dan visi dari Lembaga Swadaya Masyarakat Generasi Anti Narkotika Nasional (LSM GANN).

“Indonesian darurat narkoba, Indonesia bangkit melawan narkoba. KitaKita bersama-sama melindungi generasi muda dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. GANN bersinergi dengan siapapun agar terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat dan maju," pungkasnya.

Editor: Husnie