Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:55
COMMUNITY

Memasak Ala Tentara

Memasak Ala Tentara

JAKARTA: Dalam ekspedisi pendakian Gunung Singgalang, Simalungun yang dilakukan oleh komunitas Fighter Runners terdapat sebuah keunikan. Yaa.., hal tersebut adalah proses penyiapan makanan selama pendakian yang cepat dan efektif. Penyiapan makanan yang dilakukan oleh para pendaki yakni menggunakan proses ala tentara. Proses ini memang membutuhkan waktu yang cukup singkat. Sehingga memudahkan para pendaki dalam melakukan kegiatan lain dalam ekspedisi.

Adapun bahan makanan yang disiapkan adalah makanan kaleng khas tentara yakni T2-A, susu FD-3. Kemudian bahan-bahan ini dikombinasi dengan makanan khas kampung dari Desa Purba Tua Rambah. Ada pun makanan tersebut adalah ikan teri halus dan makanan ikan na niarsik. Ini merupakan makanan khas suku Batak Simalungun yang biasa disediakan ketika hari-hari besar.

Proses penyiapan makanan dalam ekspedisi Gunung Singgalang, Simalungun menjadi unik karena hampir seluruh peserta pendakian belum pernah menikmati hidangan seperti itu. Nikmat "rasa" yang belum pernah ada, kata seorang pendaki. Saat makanan baru terhidang, seluruh peserta langsung melahapnya tanpa dikomando. Ahh.., nikmat nian makanan khas "ala tentara" ini...hehehe"

Selesai menikmati sajian khas istimewa tersebut, para peserta tim ekspedisi segera membersihkan sisa-sisa makanan tanpa berbekas. Tujuannya adalah agar lokasi tersebut tidak menjadi tempat para penghuni hutan, baik babi hutan dan monyet. Sebagaimana yang selalu disampaikan oleh tokoh desa untuk senantiasa menjaga keasrian hutan sebagai sumber kehidupan manusia.

Rivelson Saragih

Komunitas Pendaki Fighter Runners 

Editor: Husnie