Kapolres Jakut Adhe Hariadi Gelar Silaturahmi dengan Wartawan
ASKARA - Menjaga Jakarta Utara tetap aman dan kondusif bukan hanya tugas polisi. Peran wartawan, pegiat media sosial, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang nyaman, damai, dan harmonis.
Semangat itulah yang mengemuka dalam audiensi dan silaturahmi Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., bersama puluhan wartawan dan pegiat media sosial di Aula Wira Satya, Lantai 6 Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (23/9/2026).
Dalam suasana akrab, Adhe mengajak insan pers dan pegiat media sosial memperkuat komunikasi serta membangun sinergi dengan kepolisian. Baginya, hubungan yang dekat dan terbuka menjadi modal penting agar informasi kepada masyarakat dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tak kenal maka tak sayang. Kami ingin komunikasi antara kepolisian, wartawan, dan pegiat media sosial semakin dekat sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Adhe.
Kapolres menyadari, menjaga keamanan Jakarta Utara dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 juta jiwa bukan pekerjaan ringan. Dengan keterbatasan personel, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi semakin penting, terlebih di tengah beragam persoalan sosial dan keamanan, termasuk kesenjangan ekonomi serta peredaran narkoba.
Menurut Adhe, kolaborasi dengan media dan masyarakat dapat menjadi jembatan untuk memperluas kesadaran publik sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar.
Salah satu persoalan yang turut dibahas adalah maraknya penipuan daring dan kejahatan siber yang menyasar para pencari kerja. Modus penipuan semacam ini tidak hanya berpotensi merugikan secara finansial, tetapi juga menambah beban masyarakat yang tengah berjuang mendapatkan pekerjaan.
Polres Metro Jakarta Utara berencana memperkuat edukasi melalui media sosial dengan melibatkan para pegiat digital. Melalui Humas, kepolisian akan lebih rutin menyampaikan imbauan dan contoh kasus agar masyarakat semakin mengenali berbagai modus penipuan.
“Polres melalui Humas akan lebih sering memberikan imbauan dan contoh kasus agar masyarakat semakin waspada terhadap modus penipuan,” katanya.
Selain edukasi publik, patroli siber juga akan terus dilakukan untuk memantau aktivitas mencurigakan di dunia maya. Adhe turut mendorong komunikasi yang lebih intensif antara kepolisian, wartawan, dan pegiat media sosial, salah satunya melalui grup komunikasi bersama.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Adhe mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum menyebarkannya. Informasi yang belum terverifikasi berisiko menimbulkan keresahan, sehingga ketelitian dan tanggung jawab menjadi hal penting dalam menjaga ruang publik tetap sehat.
Bagi Adhe, kemitraan dengan media bukan sekadar soal menyampaikan informasi, melainkan membangun kepercayaan dan kepedulian bersama demi Jakarta Utara yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.
Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian sembako kepada para peserta. Suasana kebersamaan itu menjadi penanda bahwa menjaga kondusivitas wilayah membutuhkan komunikasi yang terjalin erat, bukan hanya antara aparat dan masyarakat, tetapi juga antarsesama elemen yang hidup di dalamnya.

Komentar