Rabu, 01 Juli 2026 | 22:34
MILITER

Wadan Kodaeral XIV Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80

Perkuat Sinergi TNI-Polri di Papua Barat Daya

Wadan Kodaeral XIV Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80
Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, S.E., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Alun-Alun Kota Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya (Dok Dispenkodaeral14)

ASKARA - Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, S.E., mewakili Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Alun-Alun Kota Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (1/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Laksma TNI Tommy Herlambang didampingi Wakil Ketua Daerah Kodaeral XIV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Eka Tommy Herlambang. Upacara dipimpin oleh Wakapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa, S.E., dengan mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat."

Kehadiran Wadan Kodaeral XIV bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya menjadi simbol kuatnya sinergi, soliditas, dan kebersamaan antarlembaga negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 juga menjadi penguat komitmen kerja sama antara TNI Angkatan Laut dan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.

Sinergi yang telah terjalin diharapkan terus diperkuat guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral XIV, Kolonel Laut (KH) R. Doni Kundrat, mengatakan kehadiran jajaran Kodaeral XIV dalam peringatan HUT Bhayangkara merupakan wujud nyata soliditas TNI-Polri yang selama ini terus dibangun demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Komentar