Rakernis Opslat 2026 Digelar, TNI AL Perkuat Sinkronisasi Operasi
ASKARA - Semangat Jalesveva Jayamahe kembali digaungkan dalam Rapat Kerja Teknis Operasi dan Latihan (Rakernis Opslat) Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Disopslatal Laksamana Pertama TNI Hariyo Poernomo di Auditorium Denma Mabesal, Jakarta Timur, Jumat (20/2).
Rakernis Opslat 2026 dilaksanakan sebagai upaya penyamaan pola pikir, pola tindak, serta pemahaman seluruh personel dan pelaksana latihan guna meningkatkan kesiapan unsur dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).
Dalam sambutannya, Kadisopslatal menegaskan bahwa sebagai garda terdepan penjaga keamanan laut, TNI AL dituntut adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis. Penyesuaian prosedur serta kebijakan operasional harus tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.
Menurutnya, setiap pelaksanaan operasi tidak hanya harus efektif dan tepat sasaran, tetapi juga memiliki dasar legalitas yang kuat agar memberikan legitimasi serta meningkatkan kepercayaan publik.
“Oleh karena itu, diperlukan penguatan pemahaman bagi seluruh personel agar setiap tindakan penegakan hukum di laut tidak menimbulkan kesalahan prosedural dan tetap memiliki legitimasi hukum,” tegasnya.
Mengusung tema “Sinkronisasi Cara Bertindak Guna Mengoptimalkan Pelaksanaan Operasi dan Latihan dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut”, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian kebijakan pimpinan, mulai dari Rapim TNI, Rapim TNI AL, hingga Rakor Ops TNI AL yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Melalui Rakernis Opslat 2026, diharapkan tercipta keselarasan langkah dan komando sehingga setiap unsur TNI AL semakin siap, profesional, dan responsif dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah laut Indonesia.

Komentar