Rabu, 12 Juni 2024 | 21:29
MILITER

Wujudkan Hanpangan, Dandim 1708/BN Tanam Padi Bersama Koptan Aski

Wujudkan Hanpangan, Dandim 1708/BN Tanam Padi Bersama Koptan Aski
Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han dan Ketua Koptan Aski Alfares Asyerem (kaos hitam), Plh Danramil 1708-02/Biak Utara Peltu Agus Simbiak, Danposramil 1708-02/Biak Utara-Warsa Serka Hasan

ASKARA - Untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Kabupaten Biak Numfor, Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han bersama Kelompok Tani (Koptan) Aski laksanakan penanaman padi di sawah di Kampung Mambiori, Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Kamis (16/5/2024).

Kedatangan Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han ke lokasi sawah disambut dengan upacara adat injak piring dan pemakaian topi caping oleh masyarakat Mambiori.

Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Inf., M.Han ke lokasi sawah disambut upacara adat masyarakat Mambiori injak piring dan pemakaian topi caping. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Padi yang ditanam oleh Dandim 1708/BN merupakan lahan sawah pertama di Kabupaten Biak Numfor, menandai titik awal penting dalam sejarah pertanian daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han mengungkapkan bahwa langkah yang dilakukan Koptan Aski merupakan upaya untuk memberikan contoh dan memotivasi warga Mambiori agar lebih giat dalam mengembangkan ketahanan pangan (hanpangan) daerah.

Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han dihadapan Koptan Aski memberikan contoh dan motivasi kepada warga Mambiori untuk mengembangkan hanpangan daerah. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

“Penanaman padi ini merupakan langkah yang sangat bagus untuk memotivasi petani lain untuk berani beralih ke penanaman padi di sawah,“ ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya kemauan dan niat yang kuat dalam mengembangkan pertanian padi. Meskipun saat ini lahan yang digunakan masih terbatas, Dandim optimis bahwa dengan kerja keras dan doa, lahan pertanian padi di Biak Numfor dapat berkembang lebih luas di masa mendatang.

Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han dihadapan Koptan Aski memberikan contoh dan motivasi kepada warga Mambiori untuk mengembangkan katahanan pangan daerah. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

“Walaupun tidak luas, tapi kalau ada kemauan dan niat Tuhan akan membukakan jalan sehingga bisa menjadi lebih luas,“ tambahnya.

Dandim juga berharap bahwa inisiatif ini dapat menjadi pemicu bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Biak Numfor. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini demi terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan di daerah tersebut.

Usai penanaman padi, Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han foto bersama anggota Kodim 1708/BN dan Koptan Aski di lahan sawah. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

"Kegiatan penanaman padi bersama Koptan Aski ini merupakan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong-royong dan kerja keras, diharapkan Kabupaten Biak Numfor dapat mencapai kemandirian pangan dan menjadi contoh bagi daerah lain,“ pungkas Dandim.

Ketua Koptan Aski Alfares Asyerem menyatakan rasa terima kasihnya kepada Dandim 1708/BN dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

Menurutnya, inisiatif ini memberikan harapan baru bagi warga Mambiori dalam mengembangkan pertanian padi di daerah mereka. 

“Kami sangat berterimakasih atas perhatian dan motivasi dari Dandim 1708/BN. Ini adalah langkah awal yang sangat baik bagi kami,“ ujar Ketua Koptan Aski.

"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan lahan padi yang telah dimulai ini, dan kami akan terus berusaha mengembangkan lahan ini dan berharap lebih banyak petani yang bergabung,“ katanya. ( Penerangan Kodim 1708/BN)

Komentar