Minggu, 21 April 2024 | 18:18
COMMUNITY

Nur Saadah Dimyati Foundation Kembali Terima Penghargaan Tingkat Asean di Yogyakarta

Nur Saadah Dimyati Foundation Kembali Terima Penghargaan Tingkat Asean di Yogyakarta
Ir. Hj. Nur Saadah

ASKARA - Bertempat di Grand Kyeisha Hotel Yogyakarta, Kamis, 28 Maret 2024 Nur Saadah Dimyati Foundation kembali menerima anugrah dibulan Suci Ramadhan yang penuh berkah dengan kategori “The Most Inspiring & Leadership Women ASEAN Award 2024” as “Recognized as Integrated Humanity Foundation Contribute to Social Activities of the Year 2024”.

Acara yang berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 22.00 tersebut memberikan award kepada 20 winner dengan berbagai kategori, Yayasan Nur Saadah Dimyati dihadiri langsung oleh Ir. Hj. Nur Saadah, ST., M.Si., IPU., Asean Eng sebagai Founder dan Chairman.

Acara selain dihadiri para penerima Award juga dihadir dari Kadin dan Gubernur DIY yang diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur DIY. Dalam Sambutan Staf Ahli Gubernur DIY atas nama Sri Sultan mengucapkan sangat berterimakasih yang setinggi-tingginya kepada saudari Nur Saadah yang telah berkiprah ikut membangun Yogyakarta.

“Selamat kepada Ir. Hj. Nur Saadah, ST., M.Si., IPU., Asean Eng atas penghargaan prestisius tersebut, pengakuan sebagai “The Most Inspiring & Ledership Women ASEAN, Reconized as Integrated Humanity Foundation Contribute to Social Activities of the Year 2024” adalah bukti penghargaan atas dedikasi dan kontribusi dalam membantu masyarakat di kawasan ASEAN. Penghargaan tersebut merupakan suatu kepercayaan dan amanah yang luar biasa bagi YNSD, ini menunjukkan upaya mereka dalam menjalankan program-program kemanusiaan dan sosial dikawasan ASEAN telah diakui dan dihargai oleh banyak pihak,” ujarnya.

Five Star Innovation Exelent Award 2024 adalah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan, lembaga, swasta/pemerintah, lembaga pendidikan, serta profesional atas keberhasilan menciprtakan inovasi. Acara ini diselenggarakan oleh 5 Pilar Media Communication dan Lembaga Nasional Prestasi Indonesia bekerja sama dengan National Awarding Reseach Center serta diliput oleh PT Pilar Youtube Chanel. Pemberian award di maksudkan untuk mendorong pengusaha, pendidik, dan profesional dibidangnya makin berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat.

Adapun aspek-aspek yang menjadi penilaian adalah: kinerja, prestasi, dedikasi, kredibilitas, dan inovasi serta integritas yang berdampak positif bagi masyarakat luas dalam pembangunan bangsa dan negara, Yayasan Nur Saadah Dimyati memenuhi semua kreteria yang disyaratkan karena dipimpin para Insinyur profesional.

Dalam sambutan ketua Panitia menyampaikan bawa apresiasi dan pengakuan tertinggi terhadap prestasi yang di capai selayaknya diberikan kepada pribadi-pribadi unggul. Pencapaian berkat dedikasi dan perjuangan yang menorehkan prestasi membanggakan, membuka mata, menyentuh hati, dan menjadi sumber inspirasi bagi bangsa Indonesia, masyarakat, utamanya generasi muda tergugah untuk menciptakan lebih banyak lagi inovasi baru dalam rangka membangun keunggulan bersaing di dunia global.

Dengan bangga 5 Pilar Media bekerjasama dengan Lembaga Nasional Prestasi Indonesia dan National Awarding Reseach Center mempersembahkan acara prestisius “Five Star Innovation Exellent Award 2024” sebagai sebuah penghargaa yang dipersembahkan kepada anak bangsa berprestasi, dengan maksud menjadikan terwujudnya masyarakat Indonesia yang bersatu, demokrasi, adil, sejahtera, maju, mandiri, baik, dan bersih dalam meyelenggarakan negara, yang merupakan referensi positif dan pemberi dampak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Nur Saadah menyampaikan, Yogyakarta merupakan Kota yang memberi arti sangat mendalam, di Yogya menerima bekal pendidikan S1-S2. Di Yogya dididik oleh dosen – dosen yang sangat luar biasa sehingga ada ikatan yang sangat kuat hingga saat ini. “Penghargaan yang diterima ini berkat didikan dosen-dosen saya yang mendidik dengan tanpa pamrih dan luar biasa tanpa Beliau-Beliau saya bukan siapa-siapa, terutama kepada Yth. Prof. Dr. Dibyo Prabowo, M.Sc, Prof. Dr. Salahuddin Djalal Tandjung, M.Sc, dan Dr. Ir. Bardi Murachman, SU., DEA, waktu kuliah saya sebagai asistennya, ketiganya telah tiada namun jasa-jasanya sangat berarti bagi saya hingga saat ini. Di Yogya menemukan sahabat-sahabat sejati, seperjuangan hingga saat ini untuk membangun negeri,” ujarnya.

Pada waktu S2 di UGM selain menulis Buku Blibiografi Beranotasi Usaha Kecil Menengah (Small Medium Enterprises) yang diterbitkan Pusat Studi Asia Pasifik UGM dan disponsori oleh Perserikatan Bangsa - Bangsa di New York, dan bukunya ada di perpustakaan Internasional di Hongkong yang bisa diakses 60 negara, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Perpustakaan-perpustakaan Universitas, kantor-kantor Pemerintahan, para Pelaku UKM, NGO, Asean, dan lain-lain, juga diminta Yang Mulia Sri Sultan sebagai Editor buku Menuju Jogya Propinsi Ramah Lingkungan Agenda 21 Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Daerah Istimewa Yogyakarta, yang ditulis Prof. Otto Soemarwoto, diterbitkan oleh Kantor Sekretaris DIY. Berkat penulisan buku tersebut melihat begitu kaya dan indahnya wisata-wisata dan seluk - beluk yang ada di Yogya serta semua kebudayaan yang ada di dalam Keraton untuk meningkatkan pariwisata di Yogyakarta.

Yayasan Nur Saadah Dimyati didirikan sepulang dari Palestina waktu membangun Rumah Sakit Indonesia Hebron di dekat Masjidil Aqsa. Bersama sahabat-sahabat Perempuan Insinyur Alumni S2 UGM, karena berawal masukkan dari kolega, masyarakat yang memerlukan, banyak yang menyampaikan kenapa jauh-jauh ke Palestina, Indonesia masih banyak orang yang susah, kata –kata ini terngiang-ngiang selalu.

“Hingga yang saya lakukan menghubungi sahabat-sahabat saya waktu kuliah, alhamdulillah semua bersedia, dan sudah ada 6 cabang meliputi: DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan yang diketuai para sahabat-sahabat seperjuangan Insinyur Perempuan. Kami mengurus Yayasan dengan cara yang berbeda karena kami Insinyur yang penting Goal Setnya dan memberi manfaat yang luas, dan yang lebih penting dari Politik adalah kemanusiaan,” tuturnya.

Perlu diketahui, dalam Ramadhan ini Yayasan Nur Saadah mememperoleh tiga penghargaan, yang pertama 16 Maret 2024, yang berlokasi di Aryadutha Jakarta dari Indonesia Award Magazine dengan kategori sebagai “TOP WOMEN AWARD WINNER 2024 Inspiring – Ledership - Profesional”, kedua 22 Maret 2024 berlokasi di Sunlake Waterfront Resort & Covention, Kelapa Gading Jakarta Utara Indonesia “The Most Asean Trusted Humanitarian Social Founsdation Award” pada Awarding Night Best of the Best 2024, dan ketiga di Yogya ini.

Selain mendirikan Yayasan Nur Saadah Dimyati, Nur Saadah merupakan Pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Selamat Sri, dan Universitas Selamat Sri yang berlokasi di Kendal, Batang, Gringsing Jawa Tengah yang sudah lebih lama berdiri.

Usai menerima penghargaan Nur Saadah diterima oleh Abah Lutfi Yahya sosok ulama yang kharismatik yang merupakan seorang syarifah dikediaman Pekalongan membahas Program Ramadhan dan Syiar Islam di YNSD untuk membentuk generasi rabbani menuju Indonesia Emas 2045. Beliau merupakan yang memilihkan kantor pusat lokasi YNSD.

Komentar