Sabtu, 20 Juli 2024 | 04:54
LIFESTYLE

Mengajarkan Pentingnya Gizi dalam Pertumbuhan Balita melalui Edu-Game

Mengajarkan Pentingnya Gizi dalam Pertumbuhan Balita melalui Edu-Game
Dr. Fotarisman mengajarkan pentingnya gizi dalam pertumbuhan Balita melalui edu-game (Dedy Hutajulu)

ASKARA - Pertumbuhan balita adalah periode penting dalam perkembangan anak-anak. Pada tahap ini, nutrisi yang mencukupi memainkan peran krusial dalam membentuk fondasi kesehatan dan perkembangan mereka yang akan berdampak seumur hidup. Inilah mengapa Universitas Sumatera Utara (USU) telah meluncurkan pendekatan inovatif dengan menggunakan "Edu-Game" untuk mengajarkan masyarakat mengenai pentingnya gizi dalam pertumbuhan balita.

Kegiatan tersebut diadakan di Kelurahan Namo Gajah, Medan, oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat USU, yang menarik perhatian puluhan ibu balita dan ibu menyusui, beberapa waktu lalu.

Bertemakan "Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Gizi Melalui Edu-Games dan Lagu Kesehatan di Posyandu," acara ini memberikan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif untuk memahami gizi balita.

Mengapa Edu-Game Penting?

Metode konvensional dalam memberikan edukasi seringkali bisa terasa kering dan sulit dipahami, terutama oleh orang dewasa. Namun, dengan pendekatan edu-game, pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik. Dalam konteks edukasi gizi untuk balita, edu-game menghadirkan cara yang lebih menarik untuk membantu para ibu memahami konsep-konsep gizi yang penting bagi perkembangan anak-anak mereka.

Dr. Fotarisman Zaluchu, salah satu narasumber dari USU, menjelaskan, edu-game adalah cara menyenangkan untuk belajar. Orang dewasa juga bisa memahami konsep gizi dengan lebih baik ketika dipelajari melalui permainan interaktif.

"Ini adalah pendekatan yang sangat sesuai untuk para ibu yang ingin belajar dengan cara yang sederhana dan praktis," katanya.

Mengajarkan dengan Menyanyi dan Bermain

Dalam acara ini, peserta diajak untuk berdiskusi tentang gizi dalam pertumbuhan balita sambil bernyanyi dan bermain ular tangga. Edukasi ini mencakup berbagai aspek penting, termasuk pentingnya memberikan ASI, peran pertumbuhan otak anak, dan dampak protein dalam pertumbuhan otak.

Dr. Putri Chairani Eyanoer menyoroti masalah yang umumnya dihadapi oleh ibu, yaitu keraguan mengenai manfaat ASI. Padahal, memberikan ASI memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan otak anak.

"Melalui pendekatan edu-game, para peserta dapat lebih mudah memahami betapa pentingnya memberikan ASI pada balita," katanya.

Edu-Game dan Masa Emas Balita

Menggunakan kartu-kartu edukasi, Dr. Fotarisman Zaluchu memberikan ilustrasi perbandingan otak manusia yang tumbuh secara sempurna dengan yang tidak. Peserta secara jelas melihat ketika otak manusia berkembang dengan baik memiliki serabut-serabut otak yang memenuhi rongga otak, sementara otak tidak sempurna memiliki banyak rongga kosong.

Dalam penekanan lainnya, Dra. Syarifah menyoroti peran protein dalam pertumbuhan otak. Dengan menggunakan pendekatan edu-game, peserta diingatkan akan pentingnya mendorong konsumsi protein, baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan, untuk memastikan pertumbuhan otak yang optimal pada balita.

Membuat Pembelajaran Menjadi Menyenangkan

Edu-Game adalah alat yang efektif untuk mengajarkan masyarakat mengenai pentingnya gizi dalam pertumbuhan balita. Pendekatan ini mengubah pembelajaran menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, para ibu dapat lebih baik memahami dan menerapkan pengetahuan gizi ini dalam merawat dan mendukung pertumbuhan anak-anak mereka selama masa emas mereka. Edu-Game bukan hanya sebuah permainan; itu adalah jendela menuju masa depan yang lebih sehat untuk generasi penerus kita. 

 

Komentar