Sabtu, 20 Juli 2024 | 05:22
NEWS

Pemda Bone Bolango Tidak Respon Undangan Promosi Doktor Ramang Demolinggo, Ada Apa ?

Pemda Bone Bolango Tidak Respon Undangan Promosi Doktor Ramang Demolinggo, Ada Apa ?

ASKARA - Rasa bahagia terpancar diraut wajah Ramang Husin Demolinggo, ketika dirinya dinyatakan lulus "cumlaude" pada sidang terbuka Promosi Doktor (S3) Pariwisata Universitas Udayana Bali. Sidang terbuka digelar di Universitas Udayana Bali, Rabu (31/5). 

Kelulusannya dengan nilai yang memuaskan tuai pujian dari berbagai kalangan. Bahkan, mereka langsung mengirimkan ucapan, baik lewat media sosial maupun karangan bunga. Seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Kadis Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Gerindra Elnino M Husein Mohi,  

Selain itu, ada pula ucapan dari Anggota DPR RI Komisi IV Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua Komisi V DPRD Jabar & Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Abdul Harris Bobihoe, Anggota DPD RI Dewi Sartika Hemeto dan Hamzah Sidik Wakil Ketua DPRD Kabupaten  Gorontalo Utara, serta CEO BSC Group Wahyudin Lihawa.

Lebih membahagiakan Ramang, sapaan akrabnya, sidang terbuka tersebut dihadiri langsung oleh Kadis Pendidikan Pemkab Klungkung I Ketut Sujana. Padahal Kabupaten Klungkung itu bukan tujuan utama penelitian mantan Jurnalis Suara Jakarta tersebut.

Ketidakhadiran, maupun tidak tampaknya ucapan karangan bunga dari Pemerintah Daerah Kabupaten  Bone Bolango, menimbulkan pertanyaan dari reporter media ini. Ramang mengatakan, mungkin undangannya tidak sampai ketangan bupatinya atau memang sengaja tidak datang.

"Sangat disayangkan, Pemda Kabupaten Bonbol tidak merespon undangan promovendus. Padahal lokasi penelitiannya di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini kan tujuannya baik, untuk pengembangan pariwisata Taman Laut Olele," ujar Ramang saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (3/6).

Sementara itu, tidak hadirnya Pemda Bone Bolango dan tidak tampak ucapan promosi doktor Ramang Demolinggo, sudah di klarifikasi oleh Yudiwan M, salah seorang kepercayaan Bupati pada  media ini lewat telepon, Sabtu (3/6).

"Ini hanya miskomunikasi saja antara staf dibagian protokol dan ini sudah disampaikan ke Pak Ramang," ujar Yudiawan singkat. 

Diketahui, Ramang melakukan penelitian, disertasi Taman Laut Olele Gorontlo dengan judul, 'Pengembangan Geowisata Berbasis Integrated Coastal Management di Kawasan Taman Laut Olele, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo. 

Menurut Ramang, Taman Laut Olele tersebut  merupakan objek wisata yang bisa dikembangkan dalam jangka pendek dan menengah, berdasarkan potensi yang dimiliki. Namun, potensi tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama karena karakteristiknya yang rentan terhadap kerusakan. 

"Makanya, salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan," ujar Ramang.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad menjadi penguji mahasiswa Program Doktor (S3) Pariwisata Universitas Udayana Bali, Ramang Husin Demolinggo 
di Kampus Unversitas Udayana, Denpasar, Bali, Senin (15/5). 

Dalam ujian tertutup tersebut, Fadel menilai, penelitian yang dilakukan oleh Ramang Demolinggo untuk disertasi tentang Taman Laut Olele, Gorontalo, cukup komprehensif.

Menurutnya, Taman Laut Olele merupakan taman laut terindah. Bahkan lebih indah dari Bunaken dan Labuan Bajo. 

Fadel pernah meminta Rokhmin Dahuri (eks Menteri Kelautan dan Perikanan) bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menyusun "integrated coastal management" untuk Taman Laut Olele. (Abuzakir Ahmad)

 

Komentar