Kamis, 28 September 2023 | 01:46
NEWS

Pantau Perkembangan Industri Manufaktur, 2 Menteri Jokowi Akan Hadiri Indonesia Manufacturing Investment Summit

Pantau Perkembangan Industri Manufaktur, 2 Menteri Jokowi Akan Hadiri Indonesia Manufacturing Investment Summit
Indonesia Manufacturing Investment Summit (Dok Istimewa)

ASKARA - Event Indonesia Manufacturing Investment Summit (IMIS) akan mengundang sejumlah industrial real estate, baik dari dalam maupun luar negeri.  

Diketahui, event ini akan digelar di Jakarta, tepatnya di Pullman Jakarta Central Park, Rabu (31/8) mendatang.

"Karena event ini mengangkat tema tentang manufakturing yang ada di Indonesia, dimana bidang manufaktur membutuhkan lokasi untuk pabrik/gudang guna memulai dan menggembangkan usahanya," ujar Ketua Panitia IMIS, Lina Alvionita, dalam keterangan resmi, Senin (22/8). 

Salah satu perusahaan industrial real estate ternama dan juga terbesar di Indonesia yang ikut hadir dalam event IMIS yaitu PT Jababeka. 

Acara IMIS yang diselenggarakan PT Shan Hai Map bersama PT Yard Zeal Real Estate itu juga mengundang 13 perusahaan manufaktur mesin dan peralatan konstruksi. 

"Ada juga tiga perusahaan tambang. Indonesia kaya akan wilayah tambang, yang meliputi tambang pasir di Kepulauan Bangka Belitung, tambang minyak dan gas alam, tambang batu bara di Pulau Kalimantan, tambang emas di Papua, tambang batu, tambang aspal dan tambang mineral lainnya yang menjadikan tambang salah satu sumber daya alam yang utama di Indonesia," jelas Lina.

Kemudian, Indonesia sebagai negara yang mengadopsi pembangunan berkelanjutan, penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) ramah lingkungan saat ini menjadi persoalan yang penting. 

Pemerintah, kata Lina, mencanangkan bauran energi sebesar 23 persen pada tahun 2025 sebagai transisi energi menuju penggunaan energi baru dan terbarukan sepenuhnya.  

"Dengan adanya harga BBM non subsidi yang mengalami kenaikan, maka akan menjadi pemikiran bersama untuk mencari energi alternatif lainnya. Dan dengan mengingat semakin terbatas serta bertambah mahalnya energi fosil, maka pemanfaatan energi baru dan terbarukan menjadi suatu kebutuhan pada ke depannya," tutur Lina.

"Event IMIS akan dihadiri oleh salah satu perusahaan dengan industri energi baru yaitu Perusahaan Sungrow Power Supply Co., Ltd," lanjutnya.

Lina menjelaskan, tujuan digelarnya event IMIS yakni, untuk menganalisis kebijakan kesempatan investasi di Indonesia, serta melihat perkembangan dan potensi industri manufaktur di Indonesia saat ini.

"Menganalisis proses dan prosedur perusahaan investor di kawasan industri Indonesia, dan mengetahui cara meningkatkan efisiensi perusahaan investor di Indonesia," ujarnya.

Kemudian, memperkenalkan kawasan industri yang berkualitas tinggi di Indonesia dan solusi terbaik untuk perusahaan investor.

"Memperkenalkan penyedia jasa (vendor) dan perusahaan yang bergerak di bidang jasa dengan kualitas tinggi di kawasan industri. Saat ini terdapat kurang lebih 500 perusahaan yang sudah mendaftar untuk menghadiri event ini," kata Lina.

Pihaknya, kata Lina, juga mengundang sejumlah pihak di antaranya kementerian dan kedutaan besar di Indonesia, media China dan Indonesia, perwakilan kawasan industri, serta 300 perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan penyedia layanan kawasan industri yang berkualitas tinggi.

"Rencananya Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita akan hadir dalam event ini," tandas Lina.

Komentar