Minggu, 14 Agustus 2022 | 05:02
NEWS

Provinsi Papua Selatan Terbentuk Setelah 20 Tahun, Inisiator: Mulai Kelihatan Tanda-tanda Terang

Provinsi Papua Selatan Terbentuk Setelah 20 Tahun, Inisiator: Mulai Kelihatan Tanda-tanda Terang
Inisiator Pembentukan Provinsi Papua Selatan, Johannes Gluba Gebza (Tangkapan layar)

ASKARA - Undang-Undang (UU) Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua akan disahkan pada Kamis (30/6) besok. 

Papua dimekarkan dengan menambah tiga provinsi baru, yakni Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Provinsi Pegunungan Tengah Papua.

Sebelumnya, Sidang Paripurna DPR Ke-19 pada masa persidangan IV Tahun Sidang 2021-2022 telah menyetujui tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) (DOB) di Papua menjadi usul inisiatif DPR.

Pembentukan provinsi baru di Papua, khususnya Papua Selatan telah diperjuangkan masyarakat setidaknya selama kurang lebih 20 tahun lamanya.

Hal itu diungkapkan tokoh Provinsi Papua Selatan, Johannes Gluba Gebza, dalam acara Dialog Publik LPP RRI, yang diunggah di YouTube, dikutip Rabu (29/6). 

"Terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia dalam beberapa tahapan presiden telah memberikan perhatian untuk menata wilayah Papua dan akhirnya di zaman Pemerintahan Jokowi ini (Provinsi Papua Selatan) bisa terwujud dengan baik," ujar Johannes Gluba Gebza. 

Atas nama masyarakat Papua Selatan, kata Johannes, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, MPR RI, DPR RI, khususnya komisi II, dari jajaran partai politik di Indonesia yang telah merespons perjuangan pembentukan provinsi baru itu. 

Johannes juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejuang yang bersama-sama mewujudkan sebuah mimpi menghadirkan provinsi kebanggaan, provinsi persemakmuran bagi 7 unsur yaitu unsur Marind, Muyu, Madobo, Mappi, Ayo, Asmat.

"Dan seluruh saudara terkasih dari seluruh Nusantara, dari seluruh wilayah Republik Indonesia yang telah hidup bersama-sama memproses sebuah daerah yang tertinggal jauh menjadi daerah yang mulai kelihatan tanda-tanda terang," kata  inisiator pembentukan Provinsi Papua Selatan itu.

Mantan Bupati Merauke dua periode itu juga berterima kasih kepada para pejuang Trikora yang juga telah mengorbankan jiwa raga yang disebut Johannes telah membangun jembatan komunikasi masyarakat bangsa yang dalam sejarah dari Sabang sampai Merauke tapi dari sisi kodrat dari Merauke sampai Sabang.

Menurutnya, perjuangan pembentukan Provinsi Papua Selatan bukan dilakukan satu orang melainkan dilakukan oleh banyak orang. 

"Semoga Tuhan memberkati kita semua yang telah bendarmabakti untuk menghadirkan sebuah provinsi kebanggaan meskipun dengan 20 tahun. Tapi ini bukan berarti kiamat tapi tanda-tanda sukacita telah hadir," tandasnya.

Komentar