Kamis, 01 Desember 2022 | 18:22
INFRASTRUKTUR

Soal Video Viral Jembatan Antelope Bekasi, Ini Penjelasan KCIC

Soal Video Viral Jembatan Antelope Bekasi, Ini Penjelasan KCIC
Beton girder hampir menyentuh lantai jembatan (MPI)

ASKARA – PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) merespon soal beredarnya  sebuah video di media sosial yang menampilkan konstruksi proyek kereta cepat Jakarta Bandung (KCJB) di jembatan Antelope, Curug, Bekasi. Dalam video itu, kondisi jalan seolah-olah jembatan amblas dan beton girder hampir menyentuh lantai jembatan.

GM Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Rahadian Ratry mengatakan, dalam proses pemasangan tidak ada penurunan atau masih sesuai dengan standar teknis yang ada. Lanjutnya, ada beberapa hal yang perlu diluruskan dan informasikan terkait kondisi jalan di jembatan Antelope.

“Menyikapi informasi yang beredar mengenai pemasangan Girder Box di sekitar Jembatan Antelope, ada beberapa hal yang perlu luruskan,” kata Rahadian Ratry dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/6).

Girder box yang berada di sekitar Jembatan Antilope, jelasnya, adalah girder box proyek KCJB yang dipasang melengkapi 2.535 total girder box Yang msih sesuai dengan standar teknis yang ada. “Bukan girder box jatuh seperti yang ramai dibicarakan di media sosial,” jelasnya.

Sebelum pemasangan girder box, terang Ratry, pihak kontraktor sudah melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kota Bekasi dan warga sekitar.

Pada prinsipnya warga menyepakati sistem pengaturan lalu lintas dengan tetap memanfaatkan jembatan Antelope eksisting, dan proses pembangunan Proyek KCJB dapat berlanjut. “Selain dengan warga, komunikasi dilakukan dengan Dinas Perhubungan terkait pengaturan lalu lintas,” paparnya.

Menurutnya, dari sosialisasi dan komunikasi yang dilakukan dengan warga dan berbagai pihak, disepakati jika jembatan Antelope eksisting tetap dioperasionalkan secara terbatas dengan sejumlah pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Jembatan hanya dapat dilintasi oleh kendaraan dengan ketinggian maksimal 1,7 meter. Seperti sepeda motor dan mobil sedan, dengan pengawasan ketat.

“ Sebagai bentuk pengamanan, kami memasang portal (pembatas ketinggian) di dua sisi dan lampu penerangan. Kami juga melakukan penjagaan 24 jam (3 shift) untuk memastikan warga aman ketika melintas. Kami juga memasang pemberitahuan jika jembatan hanya bisa dilintasi secara terbatas,” ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, Pengaturan lalu lintas dari jalan Kemang Raya menuju Jalan Kalimalang bisa melalui overpass Kodam/Overpass Kapin.

Pengaturan lalu lintas dari Jalan Kalimalang yang akan menuju Jalan Kemang Raya bisa melalui Overpass Kodam/Overpass Kapin.

Pengaturan lalu lintas dari jalan Curug Raya yang akan menuju Jalan Kemang Raya bisa melalui Overpass Kapin/Overpass Kodam.

Pengaturan lalu lintas dari Jalan Kemang Raya yang akan menuju Jalan Curug Raya bisa melalui Overpass Kapin/Overpass Kodam

Pengaturan lLalu lintas dari Jalan Anugerah yang akan menju kalimalang bisa melalui OP Jatiwaringin atau Overpass Kodam.

“Secara paralel, pembangunan jembatan baru pengganti jembatan Antelope Pembangunan jembatan baru ditargetkan selesai pada 10 Agustus 2022. Ketika sudah selesai, arus lalu lintas akan dialihkan pada jembatan baru,” pungkasnya.

 

Komentar