Rabu, 25 Mei 2022 | 07:43
NEWS

Status Gunung Awu Naik ke Level Siaga, Ada Ancaman Bahaya untuk Masyarakat dan Pengunjung

Status Gunung Awu Naik ke Level Siaga, Ada Ancaman Bahaya untuk Masyarakat dan Pengunjung
Gunung Awu (Dok Istimewa)

ASKARA - Status Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara meningkat ke level 3 atau siaga. 

Kenaikan status itu berlaku sejak 11 Mei 2022 pukul 24.00 WITA.

"Mengingat karakteristik erupsi Gunung Awu, potensi ancaman bahaya, hasil pemantauan kegempaan, serta antisipasi untuk gejala peningkatan menuju erupsi, maka tingkat aktivitas Gunung Awu dinaikkan dari level II (waspada) menjadi level III (siaga)," kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/5).

Dengan ditetapkannya status tersebut, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diminta tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 3,5 km dari kawah puncak Gunung Awu.

"Masyarakat di sekitar Gunung Awu diharap tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai aktivitas Gunung Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Eko.

Masyarakat juga diharapkan mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat. 

Sebelumnya atau pascapeningkatan aktivitas dari level I ke level II, secara visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Saat cuaca cerah umumnya tidak teramati adanya hembusan gas dari arah kawah.

Pada 11 Mei 2022 pukul 15.00 WITA teramati asap kawah berwarna putih sedang setinggi 30 meter di atas puncak. 

Selama tingkat aktivitas level II (waspada) rata-rata kejadian jumlah gempa vulkanik dangkal adalah delapan kejadian per hari dan gempa vulkanik dalam lima kejadian per hari.

Pada 9 Mei 2022, terjadi kenaikkan jumlah gempa vulkanik yang signifikan, yaitu 88 kali gempa vulkanik dangkal dan 147 kali gempa vulkanik dalam.

Pada 10 Mei 2022, kenaikan jumlah gempa vulkanik semakin signifikan, yaitu 90 kali gempa vulkanik dangkal dan 203 kali gempa vulkanik dalam.

Erupsi terakhir Gunung Awu terjadi pada Juni 2004, berupa erupsi magmatik menghasilkan kolom erupsi setinggi 3.000 meter di atas puncak. Karakteristik erupsi Gunung Awu dapat bersifat magmatik eksplosif, efusif maupun freatik.

Komentar