Rabu, 25 Mei 2022 | 08:01
NEWS

Aksi Blokade Jalan dan Bakar Ban Terjadi Jelang Pelantikan Paulus Waterpauw Sebagai Pj Gubernur Papua Barat

Aksi Blokade Jalan dan Bakar Ban Terjadi Jelang Pelantikan Paulus Waterpauw Sebagai Pj Gubernur Papua Barat
Komjen Pol Paulus Waterpauw (Dok Istimewa)

ASKARA - Sebanyak 819 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan situasi di Manokwari jelang pelantikan Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat, Kamis (12/5). 

Diketahui, Kementerian Dalam Negeri akan melantik Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasna Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat. 

"Pengerahan anggota yang kami lakukan bukan tanpa alasan, ini terkait dengan informasi yang kami peroleh yakni rencana aksi oleh sekelompok masyarakat," ungkap Kapolres Manokwari, AKBP Parasian H. Gultom. 

Gultom bersama Dandim 1801/Manokwari, Letkol Inf Rachmat Christanto turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi di sejumlah titik di Manokwari, Papua Barat.  

Sementara itu, sekelompok massa sempat melakukan aksi blokade jalan yang diikuti dengan membakar ban di beberapa lokasi di Manokwari, seperti di Kantor Gubernur Papua Barat di kawasan Arafai, wilayah Amban yang terdapat Universitas Negeri Papua, dan kawasan Sanggeng, Kamis (12/5) pagi.

Namun, blokade jalan dengan material batang pohon, batu, dan pasir itu dibuka kembali oleh aparat gabungan TNI dan Polri lewat patroli keliling Kota Manokwari.

Hal itu dilakukan untuk memastikan situasi di Manokwari tetap kondusif. 

“Pagi tadi memang sempat terjadi pemalangan, namun melalui negosiasi yang baik dengan masyarakat, palang sudah dibuka kembali," kata Gultom. 

Gultom menyatakan pihaknya tetap menyiagakan anggotanya di sejumlah titik hingga situasi benar-benar aman dan terkendali. 

TNI dan Polri memberikan rasa aman kepada warga setempat untuk tetap beraktivitas. 

Gultom meminta warga tidak terprovokasi dengan kepentingan kelompok oknum yang memanfaatkan momentum pelantikan Pj Gubernur Papua Barat untuk mengacaukan keamanan dan ketertiban masyarakat Manokwari. 

"Kami minta masyarakat Manokwari jangan terprovokasi dengan berbagai isu yang tidak benar,” ungkapnya.  

Gultom mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Manokwari agar tetap kondusif. 

“Sehingga masyarakat bisa tetap melakukan aktivitas seperti biasa," pungkas Gultom.  

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat, di Jakarta, Kamis (12/5). 

Selain itu, Mendagri Tito juga melantik Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat. 

Kemudian, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Jamaludin sebagai Pj Gubernur Bangka Belitung, serta Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Hamka Hendra Noer sebagai Pj Gubernur Gorontalo. (ant/jpnn)

 

Komentar