Sabtu, 13 Juli 2024 | 23:45
NEWS

Heran dengan Sikap Barikade 98, Kader Gerindra: Apa Salahnya Prabowo ke Jokowi Sampai Disuruh Mundur?

Heran dengan Sikap Barikade 98, Kader Gerindra: Apa Salahnya Prabowo ke Jokowi Sampai Disuruh Mundur?
Prabowo Subianto (Dok Tribunnews)

ASKARA - Pernyataan Ketua Umum Barikade 98, Benny Rhamdani yang meminta Prabowo Subianto memecat Fadli Zon atau mundur dari posisi Menteri Pertahanan RI mendapat reaksi keras dari mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. 

"Apa salahnya Prabowo kepada Jokowi sampai disuruh mundur?" tanya Arief Poyuono, Kamis (18/11).

Sebelumnya, Barikade 98 merespons langkah Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon yang menyindir Presiden Jokowi soal banjir di Sintang, Kalimantan Barat. 

Arief Poyuono mengatakan, Prabowo sudah tegas dengan menegur Fadli Zon.
Menurutnya, kritik Fadli Zon sebagai anggota DPR terhadap pemerintah juga wajar dan benar. Masalahnya, itu disampaikan melalui medsos bukan saluran resmi di DPR RI. 

Di sisi lain, Prabowo sendiri juga dinilai berkinerja bagus selama membantu Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.

Capres 2019 yang berpasangan dengan Sandiaga Uno itu pun menjaga stabilitas politik nasional dengan bergabung di pemerintahan pasca Pilpres. 

"Nah, kalau sampai meminta Prabowo mundur dan mengatakan tidak ada manfaatnya kader Gerindra ada dalam pemerintahan Jokowi, itu sih, sudah nggak benar," ucap Arief.

"Wong Jokowi yang mengajak Prabowo untuk sama-sama membangun negara ini," lanjutnya.

Arief juga mengaku heran dengan sikap Barikade 98 yang berisi tokoh-tokoh aktivis reformasi yang memperjuangkan demokrasi di Indonesia, tetapi justru membungkam kebebasan berekspresi. 

"Kok, para pejuang demokrasi dan tokoh-tokoh reformasi di Barikade 98 melarang keras kritik terhadap Kangmas Jokowi ya, padahal Jokowi fine-fine saja tuh dikritik oleh siapa pun," tandasnya.(jpnn)

 

Komentar