Kamis, 22 April 2021 | 03:14
NEWS

Sebagian Besar Sekolah yang Mulai PTM Abai Protokol Kesehatan

Sebagian Besar Sekolah yang Mulai PTM Abai Protokol Kesehatan
Ilustrasi belajar mengajar (Dok diguditu.com)

ASKARA - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengevaluasi 16 provinsi yang sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Pelaksanaan itu dimulai sejak Januari, Februari dan April 2021. 

Sejumlah provinsi itu di antaranya, Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. 

Serta Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, NTT, Papua, dan Papua Barat. Banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan di dalam sekolah. 

Seperti di Kabupaten Kepulauan Simeulue, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Sangihe, Kabupaten Melawi, Kota Batam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Situbondo.

"Contoh kasus yang banyak terjadi, guru dan siswa tidak memakai masker. Memakai masker, tapi tidak sesuai protokol kesehatan, karena hanya dipakai didagu saja," kata Kabid Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri, Kamis (8/4).

Pelanggaran juga terjadi di luar sekolah. Ketika pulang sekolah, siswa dan guru melanggar 3M, seperti berkerumun, tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker. 

"Selama ini tidak ada sanksi tegas dari Pemerintah Daerah atau Satgas Covid-19 Daerah, ketika sekolah melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Baik di sekolah maupun aktivitas selepas pulang sekolah," nilainya. 

Seperti halnya saat siswa dan guru berangkat dan pulang sekolah saat menggunakan angkutan umum, seperti di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. 

"Tidak adanya kepatuhan terhadap prokes, di dalam kendaraan umum tidak ada pengaturan jaga jarak. Tentu ini berbahaya bagi kesehatan guru dan siswa," tutur guru sejarah SMA itu. 

Selain itu, vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan masih belum merata dan belum mencapai target. Laporan dari P2G Daerah di Kabupaten Sangihe (Sulut) vaksinasi baru untuk guru SMA/SMK, tapi guru PAUD, SD, dan SMP belum kunjung divaksinasi.

Kemudian Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam (Sumbar), sebagian besar sekolah sudah mulai tatap muka, namun guru dan tenaga kependidikan belum tuntas divaksinasi.

Komentar