Kamis, 22 April 2021 | 04:20
NEWS

Inspiratif, Pria Ini Wujudkan Impiannya Jadi Dokter Meski Broken Home

Inspiratif, Pria Ini Wujudkan Impiannya Jadi Dokter Meski Broken Home
Ikramsyah Maulana (tangkapan layar)

ASKARA - Keluarga yang mengalami perpecahan akibat perceraian, sering kali berdampak terhadap psikologis anak. 

Namun, kondisi itu tidak menghalangi Ikramsyah Maulana untuk mewujudkan cita-citanya menjadi dokter.

Melalui akun TikTok miliknya @dr.ikramsyah_maulana membagikan kisah perjalanan hidupnya. Mulai tumbuh kembang dari keluarga broken home, hingga berhasil meraih cita-cita yang didambakannya sejak kecil.

"Saya anak yang terlahir dari keluarga yang sederhana. Dari keluarga broken home yang mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter," ujar dr Ikramsyah dalam videonya, Kamis (25/2).

Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas, dirinya berhasil masuk perguruan tinggi Universitas Pattimura (UNPATTI) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Selama kuliah, dia mendapat beasiswa.

"Alhamdulillah bisa masuhk fakultas kedokteran UNPATTI dengan jalur SNMPTN/Tanpa Tes. Selama kuliah mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Selama kuliah tidak pernah membayar biaya kuliah," tuturnya.

Ikramsyah akhirnya berhasil menyelesaikan kuliahnya dan menyandang gelar sarjana kedokteran setelah kuliah selama 4 tahun. Kini, dia semakin dekat dengan impiannya tersebut.

Dia pun harus melanjutkan menjadi Coass selama 2 tahun. Dengan tekun dia menjalaninya. 

Alhasil, dia mendapat beasiswa dari Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan berhasil lulus dengan predikat terbaik alias Cumlaude.

"Selama coass Alhamdulillah dibantu dengan beasiswa daerah asal Malteng. Walau banyak masalah yang dihadapi selama coass, akhirnya bisa lulus dengan predikat Cumlaude. Dan bisa lulus ujian kompetensi Dokter Umum Indonesia tahun 2020," cerita Ikramsyah.

Setelah menuntaskan pendidikannya, Ikram merasa bahagia dan terharu akhirnya berhasil mewujudkan cita-cita sebagai seorang dokter. 

Rasa syukur dan terima kasih dia persembahkan kepada keluarga, teman dan kepada Sang Pencipta.

"Bahagia, terharu bisa sampai tahap menyandang gelar dokter. Terima kasih buat Allah SWT, keluarga dan teman-teman yang sudah membantu sampai tahap ini," tandasnya.

 

Komentar