Rabu, 27 Januari 2021 | 05:01
NEWS

Sebagian Warga Kedusunan Suradita Mengungsi Hindari Pergerakan Tanah

Sebagian Warga Kedusunan Suradita Mengungsi Hindari Pergerakan Tanah
Warga diungsikan ke kantor desa mengantisipasi pergerakan tanah di Kedusunan Suradita. (Sukabumiupdate/Ist)

ASKARA - Warga korban pergerakan tanah di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi diungsikan sementara waktu. 

Mereka yang Mengungsi di kantor desa merupakan perempuan dan anak warga Kampung Balekambang, Kedusunan Suradita.

Kepala Desa Ciengang Yudius Hidayat Bagja mengatakan, warga mengungsi pada Selasa malam (12/1). Menurutnya, yang mengungsi baru sebagian warga saja sebagai langkah antisipasi. 

"Sebagian sudah diungsikan, ditampung dulu di (kantor) desa," kata Yudius.

Warga yang mengungsi tercatat sebanyak 16 orang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Adapun, titik pengungsian yang sudah direncanakan adalah Gedung SDN Ciengang dan SMPN 2 Gegerbitung. 

"Dua tempat itu masih dipersiapkan terkait penerangan dan kebersihannya," jelas Yudius.

Menurutnya, pergerakan tanah melanda Kedusunan Suradita yang terdiri dari Kampung Suradita dan Kampung Balekambang.

"Semua dua RW, lima ke RT-an," kata Yudius.

Retakan bangunan yang disebabkan pergerakan tanah semakin meluas. Dari data sementara, rumah yang rusak akibat bencana ini mencapai 35 unit. 

"Kita belum valid (data kerusakan). Akan tetapi yang terdampak (hingga) hari ini kurang lebih di angka 30 sampai 35. Karena retakan masih terus terjadi, jadi untuk ending validasinya belum bisa kita bicarakan. Hanya untuk laporan sementara," jelas Yudius dilansir Sukabumiupdate, Rabu (13/1).

Komentar