Sabtu, 08 Agustus 2020 | 18:14
NEWS

Panglima TNI: Keluarga Besar TNI Kehilangan Prajurit Terbaik Pada Misi PBB

Panglima TNI: Keluarga Besar TNI Kehilangan Prajurit Terbaik Pada Misi PBB
Pemberangkatan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi (Dok Puspen TNI)

ASKARA - Keluarga Besar TNI merasa kehilangan prajurit terbaik pada misi perdamaian dan kemanusiaan. Pelda Anumerta Rama Wahyudi, personel Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco gugur akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo.

Demikian dikatakan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto usai menghadiri upacara militer pengantaran jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi dengan Inspektur Upacara Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Victor H. Simatupang, di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7).

Dikatakan Hadi Tjahjanto, Pelda Anumerta Rama Wahyudi gugur saat melaksanakan misi PBB Monusco di Kongo. Saat itu, Pelda Rama Wahyudi sedang melaksanakan tugas mengantar alat-alat berat untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur, namun di tengah jalan dihadang kelompok bersenjata.

Pelda Anumerta Rama Wahyudi terkena tembakan dan gugur di tempat. Sementara itu, pengemudi kendaraan Pratu M. Syafii Makbul mengalami luka sobek akibat serpihan tembakan dan pecahan kaca. Saat ini, kondisi Pratu Syafii sudah pulih.

Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi diberangkatkan menggunakan pesawat C-130 Hercules milik TNI AU. Selanjutnya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru dengan tata upacara militer yang dipimpin oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah. 

 

Komentar