KAL Anyer I-3-64 Perkuat Perairan Lantamal III
ASKARA - Komandan Lantamal III Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto didampingi Danlanal Banten memimpin penyambutan kapal patroli TNI Angkatan Laut yang baru masuk jajaran Lantamal III/Lanal Banten di Dermaga Indah Kiat Merak, Kota Cilegon pada Sabtu (13/6).
Kapal patroli tersebut adalah KAL (Kapal Angkatan Laut) Anyer I-3-64 yang merupakan jenis kapal patroli berbahan aluminium produksi dalam negeri yang dibuat PT Steadfast Marine Tbk. di Pontianak. KAL Anyer I-3-64 merupakan hasil kerja sama TNI AL dengan PT Steadfast Marine Tbk. di mana peresmian peletakan lunas/keel laying telah dilaksanakan sejak 15 Maret 2019 oleh Kepala Dinas Material AL di galangan PT Steadfast Marine Tbk. Pontianak dan peluncuran perdana dilakukan medio 18 Oktober 2019.
KAL Anyer I-3-64 bertolak menuju Lanal Banten pada 11 Juni dari dermaga Satrol Lantamal XII. Diawaki 15 personel yang dikomandani Kapten Laut (P) Prihatin Hadi Nugraha Sianturi. KAL Anyer I-3-64 memiliki panjang 28,98 meter, lebar 6,20 meter dan bobot 90 ton dengan kecepatan maksimum 28 knot.
Penyambutan KAL Anyer I-3-64 oleh Komandan Lantamal III didampingi Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Golkariansyah, Komandan Satrol Lantamal III Kolonel Laut (P) Tarus Rostiyadi dan para Asisten Danlantamal III.
Dalam acara penyambutan, Komandan KAL Anyer I-3-64 dikalungkan kain syal khas Suku Baduy oleh Danlantamal III dan tutup kepala khas Suku Baduy (udeng) oleh Danlanal Banten sebagai simbol KAL Anyer I-3-64 akan bertugas di jajaran Lantamal III dan masuk dalam Keluarga Besar Lanal Banten. Di mana tugas sehari-harinya di bawah kendali Lanal Banten dengan wilayah operasi laut di sekitar Provinsi Banten.
Selat Sunda merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I) di mana lalu lintas pelayaran mulai kapal niaga, perikanan dan penumpang sangat ramai melintas sehingga membutuhkan pengawasan guna penegakan hukum dan menjaga keamanan di laut, salah satunya oleh TNI AL. Hal tersebut sesuai amanah Undang Undang 34 Tahun 2004 Tentang TNI.
"Berdasarkan kebutuhan yang mendesak saat ini, KAL Anyer (AYR) yang didispersikan ke Jajaran Lantamal III Jakarta (Lanal Banten) diharapkan akan dapat meningkatkan keamanan laut wilayah teritorial serta mendukung tugas pokok TNI Angkatan laut dalam melaksanakan tugas penegakan hukum di wilayah laut yuridiksi Nasional Indonesia," jelas Brigjen TNI (Mar) Hermanto.
Dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 130 Tahun 2020 tanggal 29 Mei 2020 tentang penetapan sistem rute di Selat Sunda yang terdiri dari bagan pemisah lalu lintas (traffic separation scheme), daerah lalu lintas pedalaman (inshore traffic zone), dan daerah kewaspadaan (precautionary areas) maka Selat Sunda dikatagorikan sebagai ALKI yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi.
"Selain itu Selat Sunda juga terdapat beberapa wilayah yang ditetapkan sebagai daerah konservasi laut dan wisata taman yang wajib dijaga, salah satunya adalah Pulau Sangiang yang telah ditetapkan sebagai taman wisata laut," kata Brigjen TNI (Mar) Hermanto.
Dengan dimulainya penugasan di Provinsi Banten, KAL Anyer I-3-64 siap menjaga kedaulatan NKRI.

Komentar