ASKARA - Setelah melaksanakan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 di Pulau Namatota, Kab Kaimana, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Layaran-854 kembali melanjutkan misinya dengan tiba di perairan Pulau Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat Daya. Sabtu (24/10/2026).
Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud sinergi antara Bank Indonesia (BI) dan TNI Angkatan Laut dalam menjamin ketersediaan uang Rupiah yang layak edar hingga ke pelosok Nusantara.
Dalam pelaksanaannya, KRI Layaran-854 yang berada di bawah jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral XIV, dengan Komandan Mayor Laut (P) Dimas Prasetyo, S.T.Han.,M.Tr.Opsla., didukung Tim Bank Indonesia melaksanakan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, khususnya daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil).
Setibanya di perairan Pulau Arguni, KRI Layaran-854 melaksanakan lego jangkar di sebelah selatan pulau., selanjutnya, dilaksanakan debarkasi personel dan pendistribusian barang menggunakan longboat serta perahu karet dengan pengawalan enam personel KRI Layaran-854 menuju Kampung Arguni-Taver.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di depan rumah Kepala Kampung Arguni-Taver, diawali dengan penyerahan cendera mata dari Bank Indonesia kepada Kepala Kampung, dilanjutkan penyerahan bantuan kepada masyarakat serta sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan dan kecintaan terhadap mata uang Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain memberikan edukasi, Tim Bank Indonesia juga melaksanakan pelayanan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat guna memastikan tersedianya uang yang layak edar untuk mendukung aktivitas perekonomian sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Tim Kesehatan Kodaeral XIV turut memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi warga setempat sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat pesisir dan kepulauan.
Melalui kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 ini, TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia terus memperkuat komitmen dalam menjangkau wilayah terpencil, mendukung pemerataan layanan keuangan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kehadiran KRI Layaran-854 di Kampung Arguni-Taver menjadi bukti bahwa sinergi antarinstansi tidak hanya menjaga kedaulatan Rupiah, tetapi juga mempererat hubungan TNI Angkatan Laut dengan masyarakat di wilayah pesisir Papua Barat dan Papua Barat Daya.