Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15
NEWS

Media Dibungkam, Aktifis Coba Dipermalukan karena Kritik PETI Nuntab

Media Dibungkam, Aktifis Coba Dipermalukan karena Kritik PETI Nuntab
Ilustrasi kasus PETI Nuntab (Dok Askara)

ASKARA - Sebuah bukti transfer senilai Rp5 juta dengan keterangan "operasional media SAENAL" menjadi sorotan setelah beredar di media sosial. Transaksi tersebut dikaitkan dengan Parindo Potabuga, warga yang selama ini aktif menyampaikan kritik terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Nuntab, Kecamatan Dumoga, Bolaang Mongondow.

Bukti transaksi itu diunggah akun Facebook Fiky Bulow pada 17 Oktober 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat transaksi senilai Rp5 juta yang disertai keterangan "operasional media SAENAL," berikut tulisan bernada sindiran terhadap penerima.

Munculnya bukti transfer tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai maksud dan tujuan transaksi. Terlebih, penerima dana menyatakan tidak pernah meminta ataupun membuat kesepakatan terkait pemberian uang tersebut.

"Saya kaget tiba-tiba ditransfer Rp5 juta. Saya tidak pernah meminta uang operasional media. Status-status saya di Facebook yang mengkritik PETI Nuntab murni kepedulian sebagai warga," kata Parindo, Minggu (18/10/2026).

Ia juga mempertanyakan mengapa bukti transaksi tersebut kemudian dipublikasikan di media sosial.

Menurut Parindo, publikasi tersebut berpotensi membentuk persepsi bahwa dirinya menerima uang untuk menghentikan kritik terhadap aktivitas PETI.

"Mereka transfer, kemudian bukti transfer itu dipublikasikan. Saya merasa hal tersebut merugikan nama baik saya dan dapat membuat orang beranggapan bahwa saya bisa dibeli," ujarnya.

Parindo menyatakan akan membawa persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia meminta penelusuran dilakukan secara menyeluruh, mulai dari asal dana, pemilik rekening pengirim, tujuan transaksi hingga pihak-pihak yang berkaitan.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan agar persoalan tersebut tidak berhenti pada perdebatan di media sosial.

"Kalau memang ada tujuan tertentu, saya meminta semuanya dibuka secara terang. Dari mana uangnya, siapa yang mengirim, untuk apa, dan apakah ada transaksi serupa kepada pihak lain," katanya.

Parindo juga meminta istilah “operasional media SAENAL” yang tercantum dalam transaksi tersebut diperjelas.

Namun, dugaan bahwa terdapat aliran dana serupa kepada media lain belum dapat dipastikan. Informasi tersebut masih membutuhkan bukti dan verifikasi lebih lanjut.

Persoalan transfer tersebut muncul ketika aktivitas PETI di wilayah Nuntab tengah menjadi perhatian warga dan sejumlah pihak.

Kritik warga terhadap persoalan lingkungan maupun aktivitas pertambangan merupakan bagian dari penyampaian pendapat. Namun, setiap tuduhan mengenai pelanggaran hukum maupun dampak lingkungan tetap membutuhkan verifikasi dan pembuktian dari pihak berwenang.

Begitu pula dengan dugaan bahwa transaksi Rp5 juta tersebut berkaitan dengan upaya membungkam kritik atau memengaruhi pemberitaan. Kesimpulan mengenai hal itu belum dapat ditarik hanya berdasarkan bukti transfer dan unggahan media sosial.

Jika nantinya hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tujuan untuk memengaruhi pemberitaan atau membatasi kritik, persoalan tersebut tentu perlu ditangani sesuai ketentuan hukum.

Sebaliknya, apabila terdapat penjelasan atau dasar transaksi yang sah, pihak pengirim maupun pihak lain yang disebut memiliki hak untuk menyampaikannya kepada publik.

*Redaksi Buka Ruang Klarifikasi*

Hingga berita ini diturunkan, Askara.co belum memperoleh penjelasan dari Fiky Bulow maupun pihak yang berkaitan dengan rekening pengirim mengenai tujuan transfer tersebut.

Redaksi juga belum memperoleh hasil pemeriksaan aparat penegak hukum yang dapat memastikan motif, tujuan, maupun hubungan transaksi tersebut dengan persoalan PETI Nuntab.

Karena itu, dugaan adanya upaya memengaruhi kritik melalui transaksi tersebut masih sebatas dugaan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Askara.co membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan, termasuk Fiky Bulow, pihak yang berkaitan dengan rekening pengirim, serta pihak lain yang merasa memiliki informasi atau dokumen pendukung.

Yang menjadi pertanyaan publik saat ini sederhana, "Apa tujuan sebenarnya transfer Rp5 juta dengan keterangan 'operasional media SAENAL' tersebut?" Jawabannya perlu dibuka melalui klarifikasi dan pemeriksaan yang transparan, bukan sekadar perang narasi di media sosial.

 

Editor: Agoy