Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:48
OPINI

AI Bikin Kita Makin Bodoh?

AI Bikin Kita Makin Bodoh?
Ilustrasi AI bikin kita makin bodoh? (Dok Askara)

OLEH: JAYA SUPRANA

ASKARA - Selamat datang di era keemasan peradaban manusia, di mana otak kita resmi pensiun dini. Berkat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), kita berhasil mengevolusikan diri menjadi makhluk yang paling efisien di bumi. Efisien dalam hal apa? Tentu saja dalam hal berhenti berpikir.

Dahulu, manusia harus memeras otak, membaca tumpukan buku, dan berdiskusi hingga larut malam hanya untuk menulis sebuah esai atau memecahkan masalah matematika. Sungguh primitif. Sekarang? Cukup ketik sepatah dua patah kata di kolom perintah, dan simsalabim! Sebuah artikel ilmiah—yang belum tentu benar tapi terdengar sangat meyakinkan—siap disajikan dalam hitungan detik. Mengapa harus lelah menggunakan miliaran neuron di kepala jika ada server di lembah silikon yang bersedia berpikir untuk kita?

Mari kita jujur: AI tidak membuat kita bodoh, AI hanya memfasilitasi kemalasan kita dengan sangat elegan. Kita telah mencapai tingkat ketergantungan di mana menulis email izin sakit saja membutuhkan bantuan bot. "Tolong buatkan email formal yang terdengar sopan tapi mendesak." Kita bahkan kehilangan kemampuan untuk mengekspresikan kemalasan kita sendiri secara autentik!

Kecerdasan buatan dengan setia menyuapi kita dengan ringkasan dari ringkasan, menghapus kebutuhan untuk memahami proses. Kita menjadi generasi copy-paste yang bangga akan hasil, tanpa pernah tahu dari mana asal-usulnya. Ironisnya, saat algoritma belajar menjadi semakin pintar dengan menyerap miliaran data setiap hari, manusia justru sibuk mendegradasi kapasitas otaknya sendiri hingga setingkat kapasitas memori ikan mas.

Jika tren ini berlanjut, masa depan tampak sangat cerah bagi para robot. Mereka akan memimpin rapat, menciptakan seni, dan mengambil keputusan penting. Sementara itu, kita, sang pencipta yang agung, akan duduk di pojok ruangan sambil menatap layar, tersenyum bodoh, dan kebingungan membedakan mana berita asli dan mana manipulasi digital.

Jadi, apakah AI bikin kita makin bodoh? Jawabannya tidak perlu Anda pikirkan. Silakan salin pertanyaan tersebut, masukkan ke dalam bot AI terdekat, dan biarkan mereka yang menjawabnya untuk Anda. Lagipula, berpikir mandiri sudah terlalu kuno untuk zaman sekarang, bukan?

Pertanyaan apakah AI bikin kita makin bodoh setara absurd dengan pertamyaan apakah abakus, sempoa, kalkulator, komputer bikin kita makin bodoh ? Jawabannya silakan simak pada rumput bergoyang atau tidak bergoyang !

 

Editor: Caecilia Eersta