ASKARA - Sebuah bus yang membawa rombongan ibu rumah tangga sedang dalam perjalanan piknik mengalami kecelakaan tragis. Tak seorang pun penumpang selamat.
Kabar duka itu membuat para suami terpukul. Mereka menangis selama berhari-hari karena kehilangan pasangan hidup yang selama ini menemani perjalanan rumah tangga.
Namun, ada satu suami yang tangisannya tak kunjung reda. Jika suami-suami lain mulai bisa mengikhlaskan kepergian istri mereka setelah seminggu, pria ini masih menangis tersedu-sedu hingga lebih dari dua minggu.
Melihat kesedihannya yang luar biasa, seorang teman akhirnya bertanya.
"Kenapa kamu masih menangis sampai sekarang? Bukankah kita semua mengalami kehilangan yang sama?"
Pria itu mengusap air matanya, lalu menjawab dengan suara lirih.
"Istri saya ketinggalan bus!"