Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:19
NEWS

Antusiasme Warga Membludak, Jakarta Timur Gelar Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Gratis

Antusiasme Warga Membludak, Jakarta Timur Gelar Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Gratis
Sudin KPKP Jaktim gelar layanan hewan gratis (Dok Rudolf)

ASKARA - Antusiasme warga mewarnai peringatan Hari Rabies Sedunia 2026 di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026). Layanan vaksinasi rabies dan sterilisasi kucing gratis yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bahkan langsung memenuhi kuota pendaftaran sejak dibuka.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, program yang diinisiasi Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) itu menargetkan sterilisasi 250 ekor kucing serta vaksinasi rabies bagi lebih dari 100 ekor hewan peliharaan.

Layanan vaksinasi diberikan kepada anjing dan kucing dengan sistem drive-thru untuk memudahkan warga. Seluruh layanan gratis, dengan prioritas bagi warga ber-KTP Jakarta Timur atau yang telah terdaftar sebagai peserta.

“Kami berharap pelayanan seperti ini dapat terus berlanjut guna memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi para pencinta hewan serta menjaga Jakarta Timur bebas dari rabies,” ujar Munjirin.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang terlaksana melalui kolaborasi dengan komunitas pencinta hewan dan dukungan dokter hewan swasta. Munjirin hadir didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Fauzi, serta Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto.

Selain pelayanan kesehatan hewan, peringatan ini diisi penyuluhan rabies bagi 100 peserta didik dari 10 sekolah. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak tentang bahaya rabies dan cara pencegahannya sejak dini.

Kegiatan juga diramaikan bazar UMKM yang menampilkan produk kuliner dan olahan lokal dari pelaku usaha binaan Sudin KPKP Jakarta Timur.

Sekretaris Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati, menegaskan bahwa vaksinasi rabies perlu dilakukan secara rutin setiap tahun, sedangkan sterilisasi menjadi salah satu upaya mengendalikan populasi hewan.

“Tujuannya adalah untuk mengendalikan populasi, khususnya populasi kucing yang ada di Jakarta, karena banyak masyarakat yang mengeluhkan keberadaan kucing-kucing, terutama yang tidak berpemilik,” kata Mujiati.

Program sterilisasi diprioritaskan bagi kucing yang tidak berpemilik dengan tetap memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Jakarta Timur berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Vaksinasi rutin, pengendalian populasi secara bertanggung jawab, dan edukasi masyarakat menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta ramah bagi manusia dan hewan.

 

Editor: Dar Edi Yoga