Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:06
NEWS
Pesta Rakyat Libatkan Warga Solo

Dhaup Ageng Mangkunegaran Digelar 3 - 7 November 2026

Dhaup Ageng Mangkunegaran Digelar 3 - 7 November 2026
G.R. Ajeng Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dengan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian (Dok FB Bambang)

ASKARA - Puro Mangkunegaran akan menggelar Dhaup Ageng G.R. Ajeng Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dengan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian pada 3 - 7 November 2026. Pernikahan agung ini tidak hanya menjadi babak baru bagi kedua mempelai, tetapi juga momentum merawat tradisi Mangkunegaran yang terus hidup lintas generasi.

Sebagai kakak dari Pengageng Mangkunegaran, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X, Gusti Sura akan menjalani rangkaian prosesi pernikahan dengan tata cara dan tradisi Mangkunegaran yang dipusatkan di lingkungan Puro Mangkunegaran.

Rangkaian Dhaup Ageng berlangsung selama lima hari, pada 3 - 7 November 2026. Resepsi dijadwalkan pada 6 - 7 November di Pendhopo Ageng Puro Mangkunegaran, sementara pesta rakyat akan digelar pada 6 - 8 November di kawasan Pamedan.

Kehadiran pesta rakyat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk turut mangayubagya, yakni ikut menyampaikan kebahagiaan dan doa bagi kedua mempelai. Agenda ini sekaligus mencerminkan kedekatan historis antara Mangkunegaran dan masyarakat Kota Solo.

Salah satu kegiatan yang disiapkan adalah pemutaran film ramah anak bersama komunitas sinema. Kegiatan tersebut juga akan mengundang 200 anak dari yayasan yatim piatu untuk ikut merasakan suasana kebahagiaan Dhaup Ageng.

Lebih dari sekadar perayaan pernikahan, Dhaup Ageng 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal makna di balik tradisi Mangkunegaran. Tata cara prosesi, busana, musik, simbol, hingga ruang yang digunakan memiliki nilai budaya dan filosofi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tradisi tersebut bukan hanya menjadi bagian dari seremoni kerajaan, tetapi juga merepresentasikan tata laku, identitas, dan perjalanan sejarah yang terus dijaga di tengah perubahan zaman.

Melalui rangkaian prosesi dan pesta rakyat, Dhaup Ageng diharapkan menjadi perayaan yang mempertemukan kehangatan keluarga dengan kebersamaan masyarakat. Tradisi Mangkunegaran pun hadir bukan semata sebagai warisan masa lalu, melainkan sebagai bagian dari kehidupan budaya Kota Solo hari ini.

Dhaup Ageng 2026 mengajak masyarakat untuk bersama-sama merayakan kebahagiaan kedua mempelai sekaligus menjaga kedekatan dengan warisan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Mangkunegaran dan Kota Solo.

 

Editor: Caecilia Eersta