Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05:28
MILITER

KRI Bung Hatta-370 Sisir Perairan Tuban, Satu ABK Kapal Tenggelam Masih Hilang

KRI Bung Hatta-370 Sisir Perairan Tuban, Satu ABK Kapal Tenggelam Masih Hilang
TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Bung Hatta-370 untuk mencari seorang anak buah kapal (ABK) KM Khatulistiwa 8 yang masih hilang setelah kapal kargo tersebut tenggelam di perairan utara Tuban (Dok Dispenal)

ASKARA - TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Bung Hatta-370 untuk mencari seorang anak buah kapal (ABK) KM Khatulistiwa 8 yang masih hilang setelah kapal kargo tersebut tenggelam di perairan utara Tuban, Jawa Timur.

Kapal perang di bawah jajaran Komando Armada II (Koarmada II) itu tiba di lokasi pencarian pada Jumat (9/10/2026) pukul 05.00 WIB. Setibanya di lokasi, KRI Bung Hatta-370 langsung bergabung dengan tim SAR setempat untuk menyisir wilayah yang telah ditentukan.

KM Khatulistiwa 8 merupakan kapal kargo yang mengangkut 1.850 ton semen. Kapal tersebut mengalami kecelakaan pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, sekitar sembilan mil laut dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia di Tuban.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Puskodal Koarmada II dari Kantor SAR Surabaya, kapal dilaporkan mengalami gangguan listrik atau blackout sebelum tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tongkang yang belum diketahui identitasnya.

Dari total 19 ABK yang berada di kapal, sebanyak 18 orang berhasil diselamatkan oleh kapal tunda TB Amazon Harbour dan kapal nelayan. Sementara itu, seorang ABK bernama Mayan Petter Saba (29), yang bertugas sebagai Mualim I, masih dalam pencarian.

Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir perairan hingga radius sekitar 20 mil laut ke arah barat laut dan wilayah sekitarnya. Tim SAR juga mengerahkan drone untuk memantau area di sekitar posisi terakhir kapal.

Selain itu, informasi mengenai ABK yang hilang disebarluaskan melalui komunikasi radio kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian dan meningkatkan peluang menemukan korban.

Hingga Jumat (9/10/2026), Mayan belum ditemukan. TNI AL bersama unsur SAR terkait terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dalam upaya menemukan satu ABK yang masih hilang tersebut.

 

Editor: Dar Edi Yoga