Minggu, 21 April 2024 | 19:29
TRAVELLING

Curug Kawung: Surga Tersembunyi yang Penuh Pesona dan Tantangan

Curug Kawung: Surga Tersembunyi yang Penuh Pesona dan Tantangan
Foto di sekitar Curug Kawung (Dok Khaerunnisa)

Oleh: Khaerunnisa Rivayani
Mahasiswa Prodi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University

ASKARA - Berkumpul bersama teman selepas kuliah sudah menjadi rutinitas bagiku dan teman-temanku selama menjadi mahasiswa. Entah untuk makan bersama, bersenda gurau, atau bahkan sekedar menghabiskan waktu bersama.

Cerita perjalanan kali ini dimulai saat kami akan memasuki penghujung semester, yang dimana saat-saat ini merupakan waktu padat bagi kami untuk mengumpulkan penugasan maupun proyek yang telah dikerjakan selama satu semester ini. Belum cukup dengan penugasan, kami juga masih harus menghadapi hal yang lebih menakutkan dan menegangkan, apalagi kalau bukan ujian akhir semester. Momen dimana ini akan menjadi ajang balas dendam bagi para mahasiswa terhadap nilai-nilainya.

Berusaha untuk melupakan ujian akhir yang sedang menanti, kami memutuskan untuk membahas tentang liburan akhir semester yang akan dilakukan kali ini. Tentunya, memiliki teman rantau merupakan salah satu hambatan dalam menentukan tujuan liburan kami. masing-masing dari kami menyatakan ingin pulang ke rumah dan menghabiskan waktu entah dengan keluarga maupun teman semasa sekolah kami.

Di tengah perdebatan terkait rencana liburan ini, salah satu teman kami menyarankan untuk pergi berlibur bersama sebelum kami pulang ke rumah masing-masing selama liburan nanti. Tentunya aku dan teman-teman yang lain pun setuju dengan usulan ini. Sebagai salah satu orang yang tinggal di Bogor aku memutuskan untuk mengajak teman-teman mengunjungi Curug sebagai destinasi liburan kami kali ini. Setelah berunding mengenai beberapa yang ada di Bogor, akhirnya kami memutuskan dan sepakat untuk pergi ke Curug Kawung sebagai destinasi liburan kami.

Lalu hari yang kami nanti pun tiba. Sesuai kesepakatan bersama, pada pukul 07.00 pagi kami berkumpul di salah satu kos teman kami. Melihat jarak yang tidak cukup jauh, kami pun memutuskan untuk menggunakan motor. Setelah berdoa dan memastikan tidak ada barang yang tertinggal, kami pun memulai perjalanan ini.

Perjalanan yang kami tempuh dari Bogor Kota menuju Curug Kawung yaitu sekitar 45 menit dengan jarak kurang lebih 16-17 KM. Walaupun sempat ada drama tertinggal bahkan hingga tersesat, kami tetap menikmati perjalanan kami. Saat sudah memasuki daerah perkampungan, kami mulai disambut dengan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang menyegarkan mata, tentunya ini menjadi refreshing tersendiri untuk kami yang terbiasa dengan sumpeknya suasana di kota.

Pukul 08.30 kami tiba di area Curug. Setelah memarkir motor dan membeli tiket masuk, kami pun mulai berjalan memasuki area Curug. Disana terdapat tiga Curug dengan tingkatan dari yang terbawah yaitu Curug Nangka, Curug Daun, dan Curug Kawung sebagai puncaknya. Kira-kira membutuhkan waktu sekitar setengah jam bagi kami untuk sampai ke Curug Kawung.

Memiliki jalan yang licin dan menanjak menjadi tantangan tersendiri bagi kami yang jarang berolahraga ini untuk sampai ke puncak. Meski begitu, kami tetap melanjutkan jalan dan mulai menaiki tangga satu persatu. Karena jalan yang lembab dan banyak lumut yang membuat tangga cukup licin, kami harus berpegangan untuk mencegah terpeleset saat naik. Perjalanan dilanjutkan dengan diselingi candaan, sambil menikmati udara yang sejuk dengan pemandangan hijau alam yang menyegarkan serta gemericik suara air terjun, hingga tanpa terasa kami sudah berada di puncak Curug Kawung.

Semua rasa lelah yang sebelumnya terasa kini menguap begitu saja saat kami melihat pemandangan di depan kami. Pemandangan air yang mengalir dengan suara gemericiknya dan suasana hening yang damai, karena kebetulan saat itu hanya kami yang sedang berkunjung kesana. Setelah mencari tempat yang pas untuk menyimpan barang bawaan, kami pun langsung menceburkan diri ke dalam air. Sensasi dinginnya air Curug ditambah suasana keceriaan penuh canda tawa menjadi momen yang tak akan terlupakan untuk kami.

Setelah cukup puas bermain air dan selesai makan siang, kami memutuskan untuk kembali turun karena cuaca yang tiba-tiba saja mendung. Namun, sesampainya kami di bawah, hujan pun turun dengan deras. Karena tiba-tiba saja hujan, kami yang bersiap ke parkiran pun memutuskan untuk berteduh sejenak di salah satu warung yang ada disana. Sambil menunggu hujan reda kami memutuskan untuk memesan mie kuah, yang tentunya di saat-saat seperti ini rasanya jauh lebih nikmat. Mungkin, karena terlalu lelah dan hujan yang tak kunjung berhenti membuat beberapa temanku mengantuk dan akhirnya tertidur. Sekitar 1 jam kemudian hujan pun akhirnya reda, melihat langit yang cukup gelap dikarenakan mendung kami pun memutuskan untuk segera pulang sebelum hujan kembali turun. Hingga tak terasa, pukul 15.00 kami pun akhirnya sampai kembali di Bogor Kota.

Perjalanan ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi kami, Dengan niat iseng untuk sekedar melupakan perkuliahan, namun perjalanan singkat ini cukup untuk menyingkirkan rasa jenuh kami dengan canda tawa dan kebersamaan yang tercipta dari perjalanan ini. Tentunya perjalanan ini bukan satu-satunya perjalanan yang kami lakukan. Namun, selalu menjadi momen spesial tersendiri bagi kami.

 

 

Komentar