Minggu, 19 Mei 2024 | 03:23
COMMUNITY

Komda Pemuda Katolik Banten Adakan Workshop Entrepreneur Khusus Anak Muda se-Tangerang Raya

Komda Pemuda Katolik Banten Adakan Workshop Entrepreneur Khusus Anak Muda se-Tangerang Raya
Foto bersama Komda Pemuda Katolik Banten (Dok PK)

ASKARA - Atnajaya Campus 3 BSD, Komda Pemuda Katolik  Banten melaksanakan Workshop Entrepreneur terkhusus anak muda se-Tangerang Raya, bertajuk Business Design: From Great Idea Into Great Action, Jumat (9/6).

Menggandeng 2 entitas besar berbasis Bisnis Digital Alfamind by Alfamart juga Gojek-Tokopedia. Workshop menjadi menarik dalam mengelola tantangan serta memberikan solusi dalam pengembangan kewirausahaan yang berbasis digital dengan target penguatan ekonomi serta society entrepreneur.

Dalam paparannya Agung Nugroho sebagai Marketing Manager Alfamind membagikan Trik dan Tips memulai bisnis dengan memanfaatkan Digital marketing bagi pemula, pelaku dan pengembangan bisnis berbasis digital tanpa modal tanpa stok pribadi dan tanpa resiko yang ditanggung pribadi. Memulai Bisnis dengan memanfaatkan potensi komunitas sosial serta Social Entrepreneurship dan jaringan melalui keunggulan sistem di Alfa Group yang sudah melahirkan tambahan income sebagai pebisnis baru.

Sebagai Fasilitator Go Nusantara by GoTo Chrisma Wibowo, memperkuat ekosistem bisnis digital dengan memanfaatkan platform digital dari Gojek, menempatkan target crowded saran dengan memberikan nilai lebih dari produk-produk yang dipasarkan serta pelayanan. 

Sejalan dengan kedua fasilitator di atas sebagai Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Kerjasama Universitas Atmajaya Jakarta, Dr. Yohanes Eko Adi Prasetyanto menguatkan dasar kewirausahaan lewat prinsip Thinking-Action dan Review secara berkelanjutan.

Sementara itu, Sis Maretta Dian Arthanti dari DPRD Provinsi Banten yang membidangi ekonomi juga berkenan hadir  dan dapat memberikan kemudahan dalam pengurusan NIB (Nomor Izin Berusaha).

"NIB ini nantinya bisa ditingkatkan ke usaha Perseorangan serta memberikan peluang pengembangan bisnis ke skala yang lebih besar serta peluang terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar," katanya.

Pembicara lain dalam workshop, Fadil Fillp sebagai Head Of Project Management Nara Synergy, memberikan pengalamannya dalam mendirikan Nara Synergy. Dia menjelaskan dengan memanfaatkan sampah menjadi berguna yakni dengan memberikan beasiswa kepada masyarakat yang putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikannya. 

Senada dengan Fadil yang memanfaatkan sampah menjadi hal yang berguna, Regina Vianney Ayudya sebagai Wasekjen Bidang Ekraf PP Pemuda Katolik. Dia seorang ibu rumah tangga sekaligus berwirausaha memanfaat sampah untuk sesuatu yang bernilai.

"Saya mendorong untuk para perempuan khususnya ibu rumah tangga untuk dapat berkontribusi dalam memajukan UMKM," katanya.

Senada dari fasilitator-fasilitator di atas, Chandra Firmanto sebagai Ketua Komda Banten mengharapkan keterlibatan peserta secara aktif serta memanfaatkan pengalaman pengalaman usaha berbasis digital, baik Alfamind by Alfamart dan GoTo dalam pengembangan usaha.

"Dengan membangun ekosistem wirausaha baru ataupun menjadi inkubator kewirausahaan lewat Petra Preneurship yang dapat menjadi partner eksekutif dengan langsung terjun pendampingan pendampingan UMKM. Dimana jati diri organisasi Pemuda Katolik di Banten sejalan dengan tema besar yang diangkat sebagai Gudang Entrepreneur Kader, lewat semangat Rebrown and Go Further," katanya.

Agenda Wirausaha ini ditutup oleh Ketua Panitia Margaretha Siwi Irawati RF dengan semangat kasih mewujudkan kesejahteraan bersama, melakukan hal-hal  kecil dengan hati besar secara terus menerus untuk memberikan dampak besar, yaitu memanusiakan manusia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

 

Komentar