Senin, 20 Mei 2024 | 17:16
COMMUNITY

Gelar Talk Show Penyuluhan, Pemuda Katolik Depok Bahas Dampak Buruk Narkoba

Gelar Talk Show Penyuluhan, Pemuda Katolik Depok Bahas Dampak Buruk Narkoba
Peserta diskusi foto bersama (Dok Pemuda Katolik)

ASKARA – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Depok (Komcab Depok) sukses menggelar talk show penyuluhan terkait Dampak Buruk Narkoba bertajuk “Handle a Risk Irresponsible Narcotics” bertempat di Gedung Pastoral St. Yohanes Paulus II, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, (05/11).

Ketua Pemuda Katolik Komcab Depok, Eveline Cabuy menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba dan mencegah penggunaan Narkoba bagi generasi muda khususnya di Kota Depok.

"Dengan mengikuti talk show ini, kita dapat pengetahuan lebih pada narkotika. Kami pengurus ingin mengajak agar kita para pemuda mampu membawa arus perubahan di gereja dan masyarakat melalui diskusi narkotika ini," tegas Eveline.

Anggota DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman dalam sambutannya memaparkan bahwa melihat pergerakan kepemudaan itu mempunyai cara berpolitik yang baik.

"Apresiasi Pemuda Katolik dapat membuat acara seperti ini. Ini salah satu yang membentuk anak-anak muda yang lebih kritis dalam berpolitik lebih aktif. Yang terpenting adalah anak-anak muda mempunyai cara berpolitik yang baik," puji Ikravany.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNN Kota Depok, AKBP Heru Prasetyo mengaku bawah kegiatan tersebut menjadi perdana baginya sebagai Kepala BNN Kota Depok sekaligus mempersiapkan penghargaan apresiasi kepada Pemuda Katolik Komcab Kota Depok. 

"Kami sampaikan, jika ada anak muda yang kecanduan Narkoba kemudian dapat datang melaporkan diri ke BNN maka tidak akan ditangkap, lalu akan ditangani rehabilitasnya, hal ini kami sampaikan karena mendengar ada ketakutan dari pada masyarakat," kata Heru Prasetyo.

BNN Kota Depok, lanjut Heru, tetap bersinergi bersama Pemuda Katolik dan siap berdiskusi santai tentang Narkotika khususnya dengan seluruh anak muda di Depok.

Pastor Santo Paulus, Romo Bertolomeus Jandu OFM dalam kesempatannya sangat mengapresiasi Pemuda Katolik dalam kegiatan tersebut. Ia berharap anak-anak muda di Kota Depok dapat belajar tentang dampak penyalagunaan narkoba serta mengajak secara bersama-sama menyelamatkan generasi muda bangsa.

Sementara, Ketua Terpilih Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Barat, Edi Silaban  menyampaikan bahwa peran dari Pemuda Katolik dapat terus menjadi role model.

"Komcab Kota Depok penting menjadi role model untuk para orang muda Katolik dalam berdinamika membangun gereja dengan kegiatan seperti ini, dan dapat melaksanakan giat yang sama di tujuh paroki se-Kota Depok bersama OMK" tutupnya.

Memasuki sesi diskusi menghadirkan para narasumber yang kompeten dibidangnya yaitu Ketua Umum Kumpulan Dengan Segala Aksi Kemanusiaan (Kuldesak) Samsu Budiman, BNN Kota Depok Anna Maria Susanti, dan UPTD PKM Limo Dinkes Depok dr. Santye Laura Lubis.

Dalam diskusi yang berjalan menarik itu, para peserta kegiatan nampak antusias. 

Talks how yang membahas berbagai isu, diantaranya dampak medis penggunaan narkotika, dampak bagi relawan penyuluh, perilaku para pecandu.

Ada juga pembahasan terkait kasus diskriminasi bagi pemakai narkoba, sampai pada regulasi yang mengatur Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika. 

Turut hadir puluhan peserta lintas paroki, mahasiswa dan para pengurus Pemuda Katolik Kota Depok.

Komentar