Jumat, 22 September 2023 | 09:07
OPINI

Mengenal Puasa Weton Kelahiran

Mengenal Puasa Weton Kelahiran
KRH Gus Ripno Waluyo (kanan)

Oleh: KRH Gus Ripno Waluyo, SE, SP.d, S.H *)

Bagi masyarakat Jawa, puasa weton bukanlah hal yang asing, apalagi jika keluarganya masih erat memegang ajaran dahulu, Mengenal Tata Cara Puasa Weton Kelahiran & Sejumlah Manfaatnya

Puasa weton adalah puasa yang dilakukan saat hari kelahiran atau weton sesuai dengan penanggalan Jawa. Jenis puasa ini merupakan tradisi masyarakat Kejawen di masa lampau, hingga kini masih ada sebagian orang yang menjalankannya.

Orang yang melakukan puasa ini dengan tata cara yang benar dan dilakukan secara rutin dianggap dapat mendatangkan berbagai hal yang baik.

Mengenal Puasa Weton

Niat Puasa Weton

Puasa ini dilakukan bertujuan untuk meminta sesuatu (hajat) agar dikabulkan sesuai dengan keinginan. Pada dasarnya puasa kelahiran ini dibagi menjadi tiga jenis, yakni puasa

satu hari penuh ngebleng tiga hari, serta ngebleng tujuh hari yang dilakukan berturut-turut.

Adapun niatnya adalah sebagai berikut,

“Niat Ingsun pasa ing dina kelahiran tanpa mangan tanpa ngombe kangge (sebutkan hajat / keinginan) kerono Allah Ta’ala”

Artinya: “Aku niat berpuasa pada hari kelahiran untuk mendapatkan (sebutkan hajat) karena Allah Ta’ala”

Setelah mengetahui niat, saatnya mengetahui tata cara puasa weton yang baik dan benar.

Berikut ini tata caranya sesuai dengan beberapa catatan kitab Jawa:

Melakukan sahur dan berbuka puasa. Puasa dimulai sejak fajar sampai magrib. Apabila muslim, sebelum subuh melakukan salat dua rakaat dan selalu menjaga wudu sepanjang hari. Jika batal lakukan, wudu kembali. Selalu bersyukur.

Persiapkan tujuh jajanan pasar di waktu berbuka serta bubur merah dan putih untuk buka. Akan lebih baik jika melakukan mandi kembang tujuh rupa, siramkan dari atas kepala sampai ujung kaki.

Khusus untuk puasa ngebleng tiga hari, lakukan sahur dan buka masing-masing satu kali. Puasa penuh adalah dilakukan 24 jam penuh.

Jika melakukan puasa untuk pasangan, sebaiknya melakukan mandi jinabat (keramas) disertai niat yang baik dan minta keridaan dan kekuatan dari Tuhan.

 

7 Manfaat Puasa Weton

1. Meningkatkan Kepekaan Batin

Orang-orang yang melakukan puasa weton secara rutin dan dilakukan dengan tata cara yang baik dan benar dapat menajamkan kepekaan spiritual atau mata batin. Sebagai contoh, mereka dapat merasakan atau mengetahui hal-hal gaib yang ada di sekitarnya.

2. Tubuh Menjadi Lebih Sehat

Sama seperti puasa Ramadan, puasa Senin-Kamis atau puasa 10 Muharram, puasa kelahiran juga dapat membuat tubuh lebih sehat. Pasalnya, durasi puasanya sama yakni dimulai dari sahur dan diakhiri dengan berbuka.

3. Mental Lebih Kuat

Puasa weton juga dapat membangun mental yang kuat bagi mereka yang melakukannya.

Melalui puasa ini, orang-orang tidak hanya harus dapat menahan nafsu, tetapi juga emosi serta harus senantiasa bersyukur atas apa yang dimiliki. Hal tersebut dapat membuat pikiran lebih jernih dan menjadikan mental lebih kuat.

4. Menjauhkan Diri dari Kesialan

Orang-orang yang merasa kerap mendapat kesialan karena lahir pada weton yang neptu-nya kurang baik dapat mencoba melakukan puasa kelahiran. Puasa ini dapat melindungi diri dari kesialan yang melekat pada diri.

5. Mengabulkan Doa & Harapan

Melakukan puasa kelahiran dengan tata cara yang benar serta niat yang tulus dapat membuat keinginan dan doamu tercapai.

6. Menjadikan Diri Penuh Kasih Sayang

Selain untuk diri sendiri, puasa kelahiran juga bermanfaat pada orang di sekitar termasuk pasangan. Puasa ini dapat memberikan cahaya baik yang mencerahkan wajah dan sikap.

Selain itu, dapat menjadikan diri penuh kasih sayang dan perhatian. Puasa weton juga dapat membuat hubungan rumah tangga harmonis, terhindar dari kesalahpahaman dan saling menerima kekurangan pasangan.

7. Memudahkan segala Urusan Anak

Puasa kelahiran yang dilakukan orang tua juga dapat bermanfaat bagi anak-anak.

Amalan ini dapat menjauhkan anak dari kesialan, membuat anak lebih baik dan memudahkan segala urusan anak. Selain itu, puasa ini juga dapat mengabulkan impian dan cita-cita anak. 

*) Tokoh Spiritualis Kota Malang, Pangarsa Prajurit Pengawal Sinuhun Panembahan Agung KGPH Tedjowulan, Advokat Peradi Perjuangan  dan KRT Parnodipuro, Ketua Pambiwara Malang Raya, Ketua Pakasa Spa Malang - Jawa Timur

Komentar