ASKARA - Penyaluran insentif dihentikan sementara oleh Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja hingga 4 Januari 2022 mendatang.
Hal itu diumumkan PMO Program Prakerja di akun Instagram resmi @prakerja.go.id, yang diunggah pada Sabtu (11/12) kemarin.
"Penyaluran insentif akan dijeda mulai tanggal 11 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022!!" tulis PMO, dikutip Minggu (12/12).
Manajemen menyatakan, sebagian besar insentif Desember telah disalurkan. Bagi peserta yang belum menerima, penyaluran insentif akan dilanjutkan kembali setelah 5 Januari 2022.
"Cek dashboard untuk melihat jadwalnya," lanjutnya.
Untuk diketahui, Kartu Prakerja berhasil menjangkau 12 juta peserta dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan anggaran sekitar Rp21 triliun pada tahun 2021.
Lewat program ini, peserta akan mendapatkan dana untuk mendapatkan pelatihan sebesar Rp1 juta. Lalu, masing-masing peserta juga mendapatkan insentif senilai Rp600 ribu per bulan untuk empat bulan.
Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif pengisian survei senilai Rp50 ribu bagi peserta yang telah menyelesaikan pelatihan.